Search
Jumat 19 Juli 2019
  • :
  • :

25 Merchant Kuliner Go-Food Kini Hadir di Husein Sastranegara melalui Go-Food Festival

MAJALAH ICT – Jakarta. Terinspirasi dari kesuksesan sejumlah mitra merchant GO-FOOD di Kota Bandung mendorong GO-FOOD untuk kembali memperluas jangkauannya dengan menambah lokasi GO-FOOD Festival yang kali ini dibuka di Husein Sastranegara, Bandung. Dibukanya GO-FOOD Festival ini memberikan kesempatan kepada para pelaku bisnis UMKM kuliner dalam memperoleh akses ke pelanggan yang lebih luas. Dengan menggandeng 25 UMKM kuliner lokal pilihan, GO-FOOD Festival kali ini akan diadakan selama satu tahun ke depan dan akan menjadi pilihan menunggu jadwal terbang para pengunjung bandara dengan ragam cita rasa kuliner lokal yang unik dan nikmat dengan harga yang terjangkau – semua hadir dalam satu area.

Cassandra Aprilanda, VP Sales & Marketing GO-FOOD Festival menuturkan bahwa pelaksanaan GO-FOOD Festival mendapatkan respon positif di Kota Bandung, yang sebelumnya diadakan di Bandung Elektronik Center dan ini sekaligus menambah pilihan masyarakat dalam menikmati waktu tunggu di Bandara sambil menikmati sensasi berburu cita rasa kuliner lokal.

“GO-FOOD Festival ingin selalu menjadi sahabat para pecinta kuliner dimanapun dan kapanpun, karenanya kami selalu berupaya membuka lokasi yang dekat dengan pusat aktivitas masyarakat, seperti di pusat perbelanjaan atau area perkantoran, dan kali ini di kami merambah bandara sebagai salah satu mobility hub. Dengan dibukanya GO-FOOD Festival kali ini, diharapkan dapat memberikan pengalaman baru dalam mencoba kuliner lokal yang beragam bagi para wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Bandung melalui Bandara Husein Sastranegara, salah satu bandara terbesar di Jawa Barat”, ungkap Cassandra.

Menurut Data Tahunan Penumpang, Bagasi, Cargo Dan Pergerakan Pesawat pada Kuartal Pertama 2018, Bandara Husein Sastranegara rata-rata setiap bulannya menampung lebih dari 300.000 penumpang pesawat, baik yang tiba maupun yang berangkat dari Bandara Husein Sastranegara. GO-FOOD Festival yang berlokasi di Pintu Masuk (Gate) 5 Keberangkatan Domestik Bandara Husein Sastranegara diharapkan dapat menjadi pilihan baru bagi penumpang pesawat untuk menjadi penuntas lapar sebelum mereka meninggalkan Kota Bandung. Selain itu, ini juga merupakan bentuk dukungan GOJEK atas pergerakan ekonomi melalui kreativitas dan inovasi yang juga sejalan dengan misi PT Angkasa Pura II (Persero).

Memahami sejumlah fakta seperti tingginya jumlah traffic pengunjung ke Bandung dalam rangka bisnis dan tidak sempat berkuliner, di sinilah, GO-FOOD Festival membantu masyarakat dari daerah lain untuk menyempatkan diri berwisata kuliner Bandung di bandara. Cassandra menambahkan, “Berkunjung ke Bandung kurang lengkap rasanya kalau belum menikmati ragam makanan dan jajanan lokal yang unik dan menggugah selera. Masyarakat yang belum sempat menikmati kuliner khas Kota Bandung kini bisa menikmatinya di GO-FOOD Festival Husein Sastranegara. Sederet kuliner nikmat yang telah dikurasi oleh tim GO-FOOD seperti Lumpia Basah Cukikana, Baso Ati Cuanki Kang Hanafi, dan Cau Nugget siap manjakan lidah para pengunjung sembari menunggu jadwal keberangkatan pesawatnya. Pengunjung juga tidak perlu khawatir untuk mencicipi berbagai jenis kuliner sekaligus karena kuliner disini ditawarkan dengan harga yang terjangkau dan dapat dibayar dengan menggunakan GO-PAY untuk menikmati promo cashback 30 persen setiap transaksi yang akan langsung dikembalikan ke saldo GO-PAY pengguna.”

Tidak hanya menghadirkan kemudahan bagi pengunjung, GO-FOOD Festival juga merupakan salah satu bentuk komitmen GOJEK dalam mempertahankan peningkatan transaksi penjualan para mitra merchant yang telah tumbuh bersama GO-FOOD, terutama di Kota Bandung. “Kami melihat tantangan yang selama ini dihadapi pelaku usaha kuliner yang bergabung dalam ekosistem kami, mulai dari pendanaan, sumber daya manusia, pengetahuan bisnis, hingga penentuan lokasi untuk memperluas bisnis kulinernya. Melalui GO-FOOD Festival, para mitra merchant yang memulai usahanya dari bisnis rumahan tidak lagi bingung untuk membuka cabang dengan biaya operasional yang biasanya relatif besar untuk biaya sewa tempat, peralatan dan jasa pelayanan karena seluruh fasilitas sudah disediakan oleh pihak penyelenggara. Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi kami kepada mitra merchant yang turut berkontribusi dalam memajukan industri kuliner melalui teknologi,” tutur Cassandra.

Kota Bandung dikenal sebagai salah satu surganya para pecinta kuliner Tanah Air, bahkan wisatawan asing pun banyak yang penasaran dengan jajanan unik yang ditawarkan di berbagai pusat kuliner di Kota Bandung, mulai dari resto ternama hingga jajanan pinggir jalan karena selain rasanya yang kaya, harganya pun terjangkau untuk kantong wisatawan.

Becquini Akbar, Strategic Region Head GOJEK Jawa Barat dan Banten menjelaskan, “Sejak pertama kali diluncurkan pada April 2015, GO-FOOD, layanan pesan antar yang ada dalam aplikasi GOJEK telah tumbuh menjadi layanan pesanan-antar terbesar di Asia Tenggara dan sukses memperluas akses pasar kepada hampir 400.000 mitra merchant kuliner, dimana 80 persen diantaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mitra merchant yang kami hadirkan disini memulai usaha kulinernya dari usaha kecil bahkan rumahan. Dengan memanfaatkan teknologi GO-FOOD dan secara aktif mengikuti inisiatif promosi, mereka mampu memperluas jangkauan usaha kulinernya dan meningkatkan rata-rata transaksi hingga 3,5 kali lipat. Ini menunjukkan bahwa usaha kuliner rumahan mampu bersaing dan maju dengan teknologi, tidak kalah dengan usaha kuliner besar lainnya.”

Menurut data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, pada tahun 2018, tercatat sekitar 300.000 UMKM yang terdaftar di Kota Bandung. Angka ini memiliki potensi yang besar dalam memajukan industri kuliner Tanah Air. Melalui teknologi yang terus dikembangkan GOJEK dalam memberdayakan para pelaku sektor informal, termasuk UMKM kuliner, diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang juga merasakan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Hadir pula dalam konferensi pers yang digelar di GO-FOOD Festival husein Sastranegara hari ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Bapak H. Arif Muchamad Fazar yang mengapresiasi langkah positif GOJEK memberdayakan para pelaku sektor informal daerah, “Di era globalisasi, semua sektor bergulir dengan sangat cepat, terutama dalam sektor perdagangan dalam negeri yang menduduki posisi yang sangat strategis, menjadi penggerak roda perekonomian daerah sehingga dukungan penyedia sarana dan prasarana perdagangan seperti penjualan secara online, termasuk melalui GO-FOOD Festival sangat diperlukan. Semoga dengan dilaksanakannya GO-FOOD Festival di Bandara Husein Sastranegara yang diinisiasi oleh GOJEK dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah sebagai bekal pertumbuhan ekonomi nasional. Semoga kedepannya kita bisa terus berkolaborasi dalam meningkatkan taraf hidup para pelaku usaha maupun ekonomi di Jawa Barat.”

“Untuk terus memacu produktivitas pengusaha kuliner, GOJEK juga secara konsisten memberikan apresiasi kepada mitra merchant berprestasi yang telah membuktikan bahwa teknologi mampu mendukung kreativitas dan inovasi mereka dalam mengembangkan bisnis kuliner Tanah Air. Salah satunya, pada akhir Februari kemarin, GOJEK melalui ajang Apresiasi Juara Partner GO-FOOD 2019 mengapresiasi para mitra merchant di empat regional, antara lain Sumatra, Jawa, Jabodetabek, dan Indonesia Timur. Untuk Regional Jawa, Kota Bandung merupakan salah satu kota yang diberikan apresiasi karena berhasil mencatatkan pertumbuhan GO-FOOD yang baik selama tahun 2018 melalui ajang Juara Partner GO-FOOD. Tahun ini, sebanyak 278 merchant memperoleh penghargaan, jumlah ini meningkat sebanyak 3 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,” lanjut Becquini.

Upaya GOJEK untuk memberikan kemudahan bagi seluruh lapisan masyarakat di Bandung juga sejalan cita-cita Kota Bandung menuju Bandung Smart City, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk memanfaatkan metode pembayaran nontunai. Selain memperluas jangkauan di Kota Bandung, GO-FOOD Festival juga secara bertahap akan dibuka di kota-kota lainnya di Indonesia dengan menghadirkan beragam aktivitas menarik untuk menghibur para pengunjung. Dengan dibukanya GO-FOOD Festival Husein Sastranegara, kini GO-FOOD Festival sudah berada di 32 titik dengan total lebih dari 950 mitra merchant yang bergabung untuk meningkatkan skala bisnisnya. Untuk bisa mendapatkan kesempatan membuka gerai di GO-FOOD Festival, penjual harus terlebih dahulu terdaftar sebagai merchant GO-FOOD dan memiliki performa penjualan yang baik.

“Melalui inisiatif GO-FOOD Festival, kami berupaya untuk terus menemani proses pertumbuhan mitra merchant untuk bisa naik kelas dengan inovasi teknologi persembahan GOJEK, hingga pada akhirnya mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi seluruh masyarakat,” tutup Becquini.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *