Search
Senin 20 Januari 2020
  • :
  • :

Di 2018 Ini, Vivo Berhasrat Masuk Tiga Besar Pasar Ponsel Tanah Air

MAJALAH ICT – Jakarta. Memasuki tahun 2018 ini, Vivo mengaku memiliki strategi untuk memenangkan kompetisi pasar ponsel di tanah air. Dengan posisi di peringkat ke-5 produk terlaris di tanah air, Vivo masih berambisi untuk bisa lebih baik lagi. Di tahun Anjing Tanah ini Vivo memasang target untuk masuk ke tiga besar.

“Menjadi 3 besar pasar smartphone di Indonesia menjadi salah satu target kami di tahun 2018 ini,” kata Edy Kusuma, Brand Manager PT Vivo Mobile Indonesia. Keyakinan Edy ini tentunya berlandas data IDC yang mencatat bahwa Vivo mempertahankan posisinya sebagai 5 besar smartphone Indonesia per kuartal ke-3 2017.

Vivo memasuki 2018 menyiapkan strategi untuk mempertahankan kepercayaan konsumen dan meningkatkan pangsa pasar. Meski, kompetisi di antara para pemain smartphone semakin ketat.

Strategi Vivo juga adalah termasuk bagaimana memenuhi ketentuan pemerintah yang memberlakukan Tingkat Komposisi Dalam Negeri atau TKDN sebesar 30% untuk setiap pelaku industri smartphone 4G di Indonesia. Vivo sendiri yang telah membangun pabrik pertamanya di Cikupa, Banten pada akhir tahun 2016 pun mampu melampaui standar TKDN dengan 32% pada tahun 2017.

Edy mengaku bahwa Vivo menjadi 1 dari 16 perusahaan smartphone di Indonesia yang mampu mempertahankan kontribusi TKDN tersebut untuk setiap produknya di Indonesia. “Target TKDN 35% masih sangat realistis untuk dicapai,” yakin Edy.

Dijelaskannya, Vivo sedang melakukan ekspansi pabrik keduanya di Cikupa, Banten, yang memiliki lebih banyak lini dan siap memenuhi target produksi untuk kebutuhan domestik. Vivo juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memproduki jutaan smartphone sepanjang tahun 2017 dan didistribusikan ke tiap daerah.

Dan bahkan, untuk meningkatkan produksi di tengah permintaan yang meningkat, Vivo akan meningkatkan serapan tenaga kerja per tahun ini. Tercatat, 14.000 tenaga kerja yang mayoritas masyarakat lokal telah menjadi tenaga kerja Vivo Smartphone per kuartal 4 2017.

Untuk produk sendiri, kata Edy, di 2017 Vivo telah menghadirkan 5 produk V-Series di Indonesia. Sehingga di 2018 ini, Vivo , kata Edy, akan menambah portofolio produknya di Indonesia. Ini strategi yang diharapkan berada pada jalur yang benar sehingga, posisi tiga besar dapat dicapainya.

 

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *