Search
Senin 12 April 2021
  • :
  • :

MAJALAH ICT – Jakarta. Operator telekomunikasi seluler 3G belum mulai melakukan migrasi terkait penataan frekuensi 2.100 MHz.

"Belum, tapi insya Alloh tidak akan mengganggu pelayanan ke pelanggan," ujar Presdir XL Axiata Hasnul Suhaimi.

Padahal menurut anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) M. Ridwan Effendi, operator sudah mulai migrasi ke kanal yang baru sesuai dengan kebijakan pemerintah dan BRTI.

Sesuai ketentuan, XL Axiata harus menempati kanal 8,9, dan 10. Operator lainnya, yaitu Hutchison 3 di kanal 1 dan 2, Telkom sel kanal atau blok 3,4, dan 5, Indosat blok 6 dan 7, sedangkan Axis di blok paling ujung, yaitu 11 dan 12.

Head of Corporate Communication Axis Anita Avianty mengungkapkan pihaknya belum akan melakukan mograsi selama blok 11 dan 12 belum bebas interferensi.

"Kalau pun dipaksakan, kasihan pelanggan kami pasti akan terkena dampaknya," tuturnya.

Bersebelahan dengan blok 11 dan 12, terdapat PT Smart Telecom yang memancarkan sinyal code division multiple access (CDMA) yang berpotensi mengganggu sinyal 3G yang bekerja di jalur GSM.

Dirjen Sumberdaya Perangkat Pos dan Informatika M. Budi Setyawan mengungkapkan penataan 3G merupakan hasil dari kesepakatan 5 operator jadi tidak ada alasannay menolak keputusan tersebut.(ap)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *