Search
Sabtu 31 Oktober 2020
  • :
  • :

97% Pemegang Lisensi Yakini Rilisan PeopleSoft yang Saat Ini Dipakai

MAJALAH ICT – Jakarta. Rimini Street, Inc. penyedia produk dan layanan perangkat lunak perusahaan skala global, penyedia dukungan pihak ketiga terkemuka untuk produk perangkat lunak Oracle dan SAP, sekaligus mitra Salesforce, hari ini mengungkap temuan penting dari survei terkini tentang pemegang lisensi Oracle PeopleSoft, yang dilakukan untuk lebih memahami produk perangkat lunak beserta strategi peta jalan rilisan, tantangan saat ini, dukungan aplikasi, dan rencana operasional pemegang lisensi. Sorotan utama dari hasil survei ini adalah tingginya persentase responden, yaitu 97%, yang meyakini bahwa rilisan PeopleSoft yang mereka gunakan saat ini telah memenuhi semua atau sebagian besar kebutuhan bisnis mereka. Selain itu, banyak pemegang lisensi yang telah mengambil langkah untuk memaksimalkan nilai dan memperpanjang rentang hidup rilisan yang mereka anggap sehat dan telah matang, termasuk dengan memindahkan perangkat lunak PeopleSoft ke hos berbasis awan, memanfaatkan Layanan Manajemen Aplikasi, dan mengalihkan dukungan tahunan ke penyedia dukungan pihak ketiga seperti Rimini Street.

Pemegang lisensi Oracle yang menjadi responden survei Rimini Street meliputi para CIO dan VP Teknologi Informasi (TI), direktur dan manajer TI, manajer aplikasi, pimpinan aplikasi, dan administrator Oracle dari berbagai industri seperti Jasa Keuangan, Ritel, Manufaktur, Pendidikan, Telekomunikasi, Bangunan dan Konstruksi, Pemerintahan, Transportasi dan Logistik, Farmasi dan Ilmu Hayati, Asuransi, serta Minyak dan Gas Bumi.

Pemegang Lisensi Maksimalkan Nilai dan Perpanjang Rentang Hidup Rilisan yang Dipakai

Alih-alih menginvestasikan waktu, sumber daya, dan modal yang signifikan untuk pembaruan yang dipandang mahal dan berimbal hasil rendah atau bermigrasi total ke Oracle Cloud ERP, banyak pemegang lisensi PeopleSoft yang mengambil langkah untuk memaksimalkan nilai serta memperpanjang rentang hidup rilisan yang mereka anggap masih sehat dan matang untuk digunakan.

Contohnya, walaupun PeopleSoft 9.2 sudah tersedia untuk umum sejak Maret 2013, 64% responden masih menjalankan paling tidak sebagian bisnis mereka menggunakan PeopleSoft 9.1 atau rilisan-rilisan sebelumnya, yang tidak lagi didukung sepenuhnya oleh Oracle. Saat ini, responden yang terindikasi memiliki rencana pasti untuk memperbarui aplikasi PeopleSoft masih kurang dari 50%.

Dukungan Vendor untuk PeopleSoft 9.1 atau Rilisan Sebelumnya Mahal dan Bernilai Rendah

Pemegang lisensi PeopleSoft yang berencana terus menggunakan PeopleSoft 9.1 mereka maupun rilisan sebelumnya dan tidak memperbarui ke PeopleSoft 9.2, hanya memperoleh dukungan seumur hidup berupa Oracle Sustaining Support dan tidak lagi mendapat akses ke perbaikan baru, pengkinian patch yang penting, ataupun pengkinian terkait pajak, hukum, dan regulasi. Walaupun lingkup layanannya berkurang, 72% responden pemakai PeopleSoft 9.1 atau rilisan sebelumnya masih membayar Oracle untuk dukungan seumur hidup yang mahal, bernilai rendah, dan tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan dukungan mereka. Akibatnya, 43% pemegang lisensi PeopleSoft tersebut juga membayar biaya tambahan ke Oracle untuk pengkinian penting terkait pajak, hukum, dan regulasi, sementara 39% terpaksa mengalokasikan sumber daya mereka sendiri secara swadaya untuk memenuhi kebutuhan dukungan PeopleSoft yang tidak tercakup oleh layanan.

PeopleSoft 9.2 Hanya Berikan Nilai Tambah Bisnis dan Imbal Hasil yang Terbatas

Di antara para pemegang lisensi yang saat ini berencana melakukan pembaruan ke PeopleSoft 9.2, hampir 85% mengindikasikan alasan utama mereka adalah untuk memperoleh dukungan, bukan untuk menerapkan maupun memanfaatkan fitur baru atau peningkatan fungsi. Bahkan, berdasarkan jajak pendapat Quest Oracle Community, hampir setengah pemegang lisensi PeopleSoft 9.2 tidak meluncurkan fitur baru apa pun untuk pengguna akhir.

Di antara responden pemakai PeopleSoft 9.2, 53% mengindikasikan bahwa mereka tidak secara konsisten mendapatkan manfaat inovasi yang berarti dari pengkinian Oracle PeopleSoft 9.2. Kendati rendahnya imbal hasil dan nilai yang dihasilkan pengkinian tersebut, 96% responden mengindikasikan bahwa pengkinian ke Oracle PeopleSoft 9.2 bisa jadi sangat mahal dan memakan waktu. Proses uji, validasi, dan implementasi satu pengkinian saja bisa menghabiskan sampai enam minggu, dan membutuhkan rata-rata tiga hingga lima sumber daya untuk pelaksanaannya.

Walaupun biaya serta sumber daya yang dibutuhkan untuk menuntaskan pengkinian Oracle PeopleSoft 9.2 cukup besar, mayoritas responden survei PeopleSoft 9.2 tampaknya terus mengikuti pengkinian Oracle untuk memastikan mereka tetap mendapat akses ke dukungan penuh dari Oracle.

Pemegang Lisensi PeopleSoft Manfaatkan Komputasi Awan untuk Perpanjang Rentang Hidup Rilisan yang Dipakai

Survei ini juga mengungkapkan bahwa komputasi awan masih berperan penting terhadap masa depan peta jalan pemegang lisensi PeopleSoft. Hal ini terlihat dari 87% responden yang saat ini sedang mengevaluasi, secara aktif beralih, atau bahkan sudah menjalankan sebagian atau seluruh aplikasi PeopleSoft di platform berbasis awan. Dengan memindahkan sistem PeopleSoft ke ekosistem awan, kebutuhan akan investasi modal yang besar untuk peningkatan server pusat data dapat dihilangkan, biaya operasional berkurang, dan kinerja pengguna menjadi lebih baik. Sebanyak 29% responden bahkan mengindikasikan bahwa mereka sudah memindahkan sistem PeopleSoft ke penyedia hos berbasis awan. Selain memberikan manfaat yang disebutkan di atas, migrasi lift and shift perangkat lunak PeopleSoft ke ekosistem awan memungkinkan responden untuk memperpanjang rentang hidup rilisan perangkat lunak yang mereka gunakan dan andalkan saat ini hingga bertahun-tahun tanpa perlu menghadapi hambatan berupa penuaan infrastruktur perangkat keras.

Tantangan Terkait Dukungan Oracle Tetap Ada

Terakhir, survei ini menegaskan bahwa tantangan terkait pemeliharaan dan dukungan tahunan dari Oracle tetap ada ketika dikontraskan dengan persepsi manfaat yang diperoleh dari dukungan tersebut, yang mana hal ini konsisten dengan temuan survei tahun 2019. Masalah utama yang muncul pada survei terbaru ini, sebagaimana disinggung oleh 56% responden, adalah tingginya biaya pemeliharaan dan dukungan yang dikenakan oleh Oracle. Selain itu, 43% responden menyatakan ketidakpuasan terhadap waktu tanggap Oracle dalam menyelesaikan masalah, 43% responden menyatakan bahwa mereka harus mengeskalasi prioritas keluhan untuk memperoleh bantuan dari ahli yang tepat, sedangkan 16% responden menyatakan ketidakpuasan terhadap pemeliharaan dan dukungan tahunan dari Oracle yang tidak menyertakan pengubahsuaian ke dalam layanan standar. 

Rimini Street Bantu Perusahaan Kembali Pegang Kendali Peta Jalan PeopleSoft

Rimini Street membantu klien memaksimalkan nilai dan memperpanjang rentang hidup rilisan PeopleSoft yang mereka gunakan saat ini dengan menghemat 50% biaya dukungan tahunan vendor dan 90% total biaya pemeliharaan PeopleSoft, sekaligus memberikan dukungan untuk rilisan PeopleSoft yang mereka gunakan hingga minimal 15 tahun ke depan tanpa pembaruan maupun pengkinian paksa. Klien dapat menikmati dukungan yang lebih cepat dan lebih lengkap, termasuk Perjanjian Tingkat Layanan dengan waktu tanggap 10 menit untuk masalah penting kategori P1, pengkinian Legislature-to-Live TM terkait pajak, hukum, dan regulasi yang tercepat di industri ini, serta dukungan untuk kode dan integrasi ubah suai, tanpa dipungut biaya tambahan. Bersama Rimini Street, perusahaan TI yang menggunakan PeopleSoft dapat memfokuskan anggaran dan waktu yang berhasil dihematnya pada prioritas strategis bisnis tanpa didikte Oracle dalam menentukan keputusan dan waktu pelaksanaan peta jalan.

“Walaupun rilisan perangkat lunak PeopleSoft 9.2 lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan bisnis kami, kami kesulitan menjustifikasi biaya yang diperlukan untuk mendukung platform ini. Besarnya biaya, waktu, dan sumber daya yang dikerahkan agar kami dapat mengikuti pengkinian paksa dari vendor, hanya untuk memastikan bahwa kami memperoleh dukungan penuh, tidak sebanding dengan dukungan yang kami dapat dari vendor,” jelas Ho Lee, HR and IT Service Team Leader, Kolon Benit. “Setelah beralih ke Rimini Street Support, kami dapat menghemat biaya pemeliharaan tahunan secara signifikan sekaligus memperoleh jaminan dukungan hingga minimal 15 tahun untuk rilisan perangkat lunak PeopleSoft yang kami gunakan sekarang. Ini membuat kami mampu mengalihkan sejumlah besar sumber daya dan anggaran ke inisiatif yang lebih strategis dalam bisnis kami.”

“Survei PeopleSoft kami mengindikasikan tren keseluruhan bahwa banyak pemegang lisensi PeopleSoft telah mengambil langkah untuk memaksimalkan nilai dan memperpanjang rentang hidup rilisan PeopleSoft yang mereka pakai saat ini, tetapi masih memerlukan solusi dukungan lebih baik yang memberikan nilai tambah dengan biaya lebih terjangkau, serta tidak memaksa mereka melakukan pembaruan atau pengkinian selama bertahun-tahun,” ujar Frank Reneke, Group Vice President dan General Manager, Oracle Services, Rimini Street. “Pemegang lisensi PeopleSoft yang beralih ke Rimini Street Support dapat memperpanjang rentang hidup rilisan yang mereka gunakan saat ini hingga minimal 15 tahun tanpa harus melakukan pengkinian, pembaruan, maupun migrasi, serta menghemathingga 90% total biaya pemeliharaan dan dukungan. Pengkinian terkait pajak, hukum, dan regulasi, serta dukungan penuh untuk pengubahsuaian sudah tercakup tanpa dipungut biaya tambahan. Mereka juga dapat memanfaatkan Layanan Manajemen Aplikasi Rimini Street untuk PeopleSoft dalam menjalankan sistem, sehingga tercipta solusi siap pakai yang terkelola dan efisien, yang mengintegrasikan operasional dan dukungan menjadi satu tawaran dari vendor tunggal yang sepenuhnya bertanggung jawab.”

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *