Search
Selasa 22 September 2020
  • :
  • :

Badan Siber dan Sandi Negara Butuh Anggaran Rp. 2 Triliun

MAJALAH ICT – Jakarta. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada pertengahan bulan ini siap mulai bekerja. Namun begitu, BSSN belum resmi memiliki anggaran sendiri. Dan soal anggaran, hal ini akan dibahas pada 16 Januari di Komisi I DPR. BSSN disebut-sebut membutuhkan anggara hingga Rp. 2 triliun.

Disampaikan Kepala BSSN, Mayjen (Purn) TNI Djoko Setiadi, pihaknya akan melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR pada pertengahan bulan ini. Dan inilah saatnya BSSN akan membahas anggaran bagi lembaga yang mendapat tugas untuk menjaga keamanan siber dan persandian negara ini.

“Akan kita ajukan nanti 16 Januari, kita akan diundang oleh DPR, oleh Komisi I,” kata Djoko. Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp. 2 triliun. “Mungkin dua triliun atau dua plus,” ujarnya.

Ditambahkan Djoko, meski saat ini BSSN belum secara resmi memiliki anggaran sendiri, tapi lembaganya memiliki target bahwa dunia siber Indonesia bisa aman pada 2019 mendatang. Hal itu karena pada 2019 Indonesia memasuki tahun Pemilu dan Pilpres.

Untuk itu, tambahnya, BSSN akan bekerja secara maksimal dan efektif pada tahun ini. “Akhir tahun ini sudah bekerja maksimal, sehingga pada 2019 sudah benar-benar aman. Ini sedang kami susun,” yakinnya.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *