Search
Sabtu 21 September 2019
  • :
  • :

Bank Mandiri Targetkan Bisnis E-Money Naik 30 Persen pada 2017

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan bisnis uang elektronik atau e-money-nya bisa tumbuh hingga 30 persen pada tahun depan. Target kenaikan ini didorong oleh semakin maraknya jasa yang mengharuskan bertransaksi dengan uang elektronik, seperti untuk pembayaran tol, Transjakarta, kereta commuter Jakarta, serta parkir.

Diungkapkan Direktur Digital Banking & Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans, target yang dipasang pihaknya itu untuk pertumbuhan baik jumlah nominal maupun jumlah transaksi yang dilakukan masyarakat yang menggunakan e-money. Hingga September 2016, jumlah kartu e-money Bank Mandiri mencapai 8,14 juta kartu. Sementara itu nilai transaksi hingga September mencapai Rp2,55 triliun, dari jumlah transaksi sebanyak 265 juta.

Adpaun yang menjadi fokus ke depan, katanya, adalah ke development platform-nya. “Top up-nya juga musti diperbaiki. Dan pengembangan dengan kerja sama dengan co-brand lainnya. Untuk co-branding dengan pihak lain, Bank Mandiri masih melakukan beberapa negosiasi. Beberapa di antaranya, sudah siap untuk ditandatangani dan akan mulai diluncurkan mulai 2017,” ungkapnya.

Ditambahkannya, beberapa co-branding produk yang tengah diincar perseroan adalah dengan PT Bank Jateng, PT BPD Bali, dan Bank Jawa Barat (BJB). Bahkan, kerja sama co-branding dengan BJB tinggal menunggu proses penandatanganan kesepakatan antara kedua belah pihak. Selain co-branding, Bank Mandiri juga tengah gencar mensosialisasikan penggunaan dompet elektronik (e-wallet), e-cash yang telah bekerja sama dengan penyedia jasa angkutan online seperti Grab serta Line.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *