Search
Jumat 5 Maret 2021
  • :
  • :

BBM Lintas Platform, Sekoci Penyelamat BlackBerry? (Bagian 1)

MAJALAH ICT – Jakarta. BlackBerry akhirnya bertekad bulat melepas killer application-nya instant messaging BlackBerry Messenger (BBM) yang tadinya eksklusif untuk perangkat handset BlackBerry saja, kini terbuka untuk lintas platform. Sehingga, pengguna ponsel dengan sistem operasi Android dan Apple iOS akan bisa menggunakan layanan BBM juga. Ini artinya, BBM merupakan pesan instan terbuka layaknya Whatsapp, Kakao Talk, Line, WeChat , Viber dan layanan sejenis lainnya.

Mengapa BlackBerry sampai ‘terpaksa’ harus melepas BBM untuk dapat di sistem operasi lain? Tentu buak tanpa sebab. BBM akan dijadikan sekoci penyelamat BlackBerry ketika pemasaran handset BlackBerry di pasaran tidak sesuai harapan, dan kerugian yang dierita perusahaan.

Sebagaimana pernah disampaikan, BlackBerry mengumumkan kerugian yang dialaminya. Kerugian Blackberry awal tahun Ini disebabkan oleh tingginya marjin bisnis layanan, biaya penyediaan data Blackberry, dan layanan keamanan untuk pelanggan. Kerugian yang ditanggung BlackBerry mencapai 84 juta dolar AS atau sekitar Rp 830 miliar.

Rugi bersih 84 juta dolar AS ini setara dengan kerugian mencapai 16 sen dolar AS per saham. Berbeda dari tahun lalu, kerugiannya itu sebagian besar disebabkan oleh proses PHK ribuan karyawannya yang menelan biaya hampir 350 juta dolar AS. 

Kendati demikian, Blackberry berhasil menurunkan angka kerugiannya. Pada kuartal yang sama pada tahun lalu, Blackberry sempat merugi US$ 518 juta atau setara kehilangan US$ 99 sen per saham. Berbeda dari tahun lalu, kerugiannya itu sebagian besar disebabkan oleh proses PHK ribuan karyawannya yang menelan biaya hampir US$ 350 juta.

Menurut Chief Executive Blackberry Thorsten Heins dalam sebuah wawancara dengan Routers kinerja BlackBerry diharapkan membaik meskipun akan tetap mengalami kerugian operasional hingga kuartal berikutnya, September ke depan. 

BlackBerry sendiri mengklaim telah melakukan pengapalan sebanyak 6,8 juta smartphones pada kuartal I tahun ini, atau lebih tinggi 13 persen dari kuartal sebelumnya. Pegiriman itu termasuk 2,7 juta perangkat BB10. Jumlah tersebut, ternyata meleset dari perkiraan analis. Sebelumnya mereka menyatakan, pengiriman perangkat BB10, yakni Z10 dan Q10 bakal melebihi 3 juta unit.

BlackBerry telah meluncurkan tiga smartphone baru BB10, yakni Z10, Q10, dan Q5. Blackberry Q5 sendiri yang merupakan perangkat BB10 ber-keyboard dengan harga yang lebih murah dan ditargetkan untuk pasar negara berkembang.

Akhir tahun nanti, pihaknya juga berencana memnurunkan harga smartphone yang berjalan pada platform lama, yakni BB 7. Ini dilakukan untuk menjaga pangsa pasar di negara berkembang yang kini tengah dibanjiri oleh berbagai perangkat murah.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *