Search
Minggu 27 Mei 2018
  • :
  • :
bekraf

Bekraf Kirimkan Delegasi ke Pameran Teknologi di Australia

MAJALAH ICT – Jakarta. Tahun ini Indonesia melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali berpartisipasi dalam sebuah pameran dan konferensi teknologi B2B terbesar dan terlama yang diselenggarakan di kawasan Asia Pasifik, Centrum fur Buroautomation, Informationstechnologie und Telekomunikation (CeBIT). Acara ini mempertemukan para professional di bidang teknologi dan mengusung tema “The Future of Business Technology” yang diselenggarakan pada 15-17 Mei 2018. Pelaksanaan CeBIT ke-17 kalinya ini akan berlokasi di International Convention Centre Sydney, Darling Harbour, Australia.

“Bekraf dalam hal ini Deputi Pemasaran dan Deputi Infrastruktur bekerjasama dengan Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney menyediakan paviliun Indonesia berjudul Archipelageek bagi para delegasi,” ujar Deputi IV Bidang Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak.

Menurut Joshua dari kegiatan ini diharapkan tercipta transaksi bisnis, terjalinnya kerjasama atau kolaborasi dengan industri teknologi internasional, dan peluang-peluang lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan ekosistem subsektor aplikasi di Indonesia.

Selain mengikuti pameran di CeBIT para peserta juga direncanakan melakukan business matching dengan pelaku bisnis daerah setempat yang telah diseleksi oleh pemerintah New South Wales (NSW), Australia. Para delegasi juga akan diberikan pembekalan mengenai kesempatan Startup & Fintech Indonesia untuk memasuki pasar Australia.

Menempati Hall 3 E6, paviliun Indonesia diwakili oleh Squline, Medico, 8Villages Indonesia, Nicslab, Yava-Solusi 247, Jojonomic, Ukirama, dan Metabuilders (Merakyat.co). Para delegasi terpilih ini merupakan hasil penilaian para kurator yang terdiri dari Direktu Fasilitasi TIK Bekraf Muhammad Neil El Himam, Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Bekraf Boni Pudjianto, Kepala ITPC Sydney Agung Haris Setiawan, Founder & Chief Executive DailySosial.id Rama Mamuaya, dan Founder Indonesian Android Community Agus Hamonangan. Tim kurator telah melakukan penilaian terhadap 30 peserta yang mendaftar dalam open call yang dibuka pada tanggal 1 Feburari – 22 Maret 2018. Kurasi dilakukan

dalam dua tahap yaitu pada tanggal 28 Maret hingga akhirnya terpilih 16 peserta yang lolos ke tahap kurasi kedua pada tanggal 2 April 2018, lalu 8 peserta terpilih untuk dikirim ke Australia.

 




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *