Search
Senin 16 September 2019
  • :
  • :

BISKOM dan APTIKNAS Gelar ‘Indonesia Innovation Award 2019’

MAJALAH ICT – Jakarta. Setiap organisasi bisnis dan organisasi pemerintah harus bisa melakukan adaptasi terhadap perkembangan jaman, hal tersebut dapat dicapai dengan cara selalu menciptakan inovasi.

Untuk memacu dan meningkatkan langkah tersebut, majalah Biskom dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) meggelar ‘Indonesia Innovation Award 2019’ pada Kamis, 25 April 2019 di Grand Ballroom, Hotel Fairmont Jakarta.

Indonesia Innovation Award 2019 didukung oleh Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Akademisi (ICT Institute), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan lembaga market research PT Alvara, serta beberapa lembaga lainnya.

Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Ketua Panitia Penyelenggara IIA 2019 mengatakan, “Tujuan yang ingin dicapai dari Indonesia Innovation Award 2019 adalah meningkatkan daya saing perusahaan, mendorong produktifitas dan efisiensi perusahaan serta menumbuh kembangkan budaya inovasi dan kreatifitas”.

Selain itu memberikan apresiasi kepada korporasi yang Inovatif, mempublikasikan kepada pihak-pihak terkait, misalnya perusahaan, investor, lembaga keuangan, pemerintah dan diharapkan dapat mendukung program pemerintah.

Lebih lanjut  Hoky yang juga CEO/Pimpinan Umum Majalah Biskom menambahkan, “Saya kebetulan menjabat sebagai Ketum APTIKNAS yang sampai dengan saat ini telah mempunyai 27 DPD APTIKNAS se Indonesia dan memiliki 3 program kerja yaitu smart city, e-commerce dan digital talent”.

Tentu hal tersebut merupakan potensi yang sangat besar untuk melakukan sinergi dengan berbagai pihak, baik dengan pihak swasta/pebisnsis maupun pemerintah dan juga dunia pendidikan.

“Apalagi saat ini para Ketua-Ketua DPD APTIKNAS telah mulai aktif, khususnya dalam kesempatan ini Fanky Christian selaku Ketua DPD APTIKNAS DKI Jakarta yang sangat aktif dan juga terlibat dalam kepantiaan ini, sehingga potensi di APTIKNAS dapat dioptimalkan serta yakin akan banyak hal positif yang dapat diduplikasi oleh teman-teman DPD APTIKNAS yang telah tersebar dari Aceh hingga Papua,” jelasnya.

Sementara itu  Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti Ophirtus Sumule selaku Ketua Dewan Juri menambahkan, “Sebelum penganugerahan ‘Indonesia Innovation Award 2019’ telah dilakukan serangkaian acara seperti Shortlist perusahaan dan penyusunan kuesioner untuk peserta 5 Januari-5 Februari 2019, Pengisian kuesioner oleh kandidat pemenang 5-20 Maret 2019”.

Pengembalian formulir konfirmasi kandidat pemenang 20 Maret 2019, Pengembalian jawaban kuesioner dilakukan 25 Maret 2019, dan kemudian pemenang diputuskan lewat sidang pleno dewan panelis yang dilakukan pada tanggal 28 Maret 2019 dan 1 April 2019 dilaksanakan di Kantor Kemenristekdikti serta pengumuman pemenang dilaksanakan pada 25 April 2019. Disampaikan pula bahwa para panelis juri berasal dari; Kemenristekdikti, APTIKNAS, APEKSI, Badan Inovasi Center (BIC), Information Communication Technology (ICT) Institute dan Dewan Riset Nasional (DRN).

Adapun tujuan Innovation Award 2019 adalah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada perusahaan dan Pemerintah Daerah di Indonesia yang telah berhasil berkreasi dan inovatif dalam meningkatkan layanan, kinerja dan daya saing produk yang paling banyak mendapatkan rekomendasi dari masyarakat atau konsumen. Kemudian mendorong perusahaan dan pemerintah daerah, untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan nasional, mendorong pemerintah kota untuk melakukan inovasi baik dalam hal kemudahan pelayanan publik, transparansi, dan efesiensi untuk peningkatan daya saing, dan meningkatkan perhatian pemerintah, perbankan nasional, dan lembaga kreditur/pembiayaan lainnya, untuk lebih mendorong pembiayaan infrastruktur di Indonesia.

Fokus penilaian, pada kreativitas dan inovasi yang dilakukan dengan mengunakan bahan dasar lokal (TKDN) dan prospek bisnisnya ke depan. Menggunakan dua metode penilaian sekaligus, yakni penilaian inovasi dan market research (survei konsumen).

Berikut ini Pemenang Indonesia Innovation Award 2019:

Perusahaan

  1. PT Epson Indonesia
  2. PT Asuransi Great Eastern
  3. PT Asuransi Tugu Mandiri
  4. PT Bank Nagari
  5. PT Bank NTB Syariah
  6. PT Bank OCBC NISP, Tbk
  7. PT Barata Indonesia (Persero)
  8. PT Indonesia Power
  9. PT Industri Kereta Api (Persero)
  10. PT Lippo General Insurance
  11. PT Modern Land Tbk
  12. PT Pelindo III (Persero)
  13. PT Pindad (Persero)
  14. PT Pos Indonesia (Persero)
  15. PT. Privy Identitas Digital
  16. PT Pupuk Sriwijaya
  17. PT Sinergy Informatika Semen Indonesia
  18. PT Sucofindo (Persero)
  19. PT Visionet Internasional (OVO)
  20. PT Wijaya Karya, Tbk
  21. PT Biznet Networks
  22. PT Perkebunan Nusantara VII
  23. Perum Damri
Pemerintah Daerah

  1. Kota Ambon
  2. Kota Banda Aceh
  3. Kota Bandung
  4. Kota Banjarmasin
  5. Kota Batam
  6. Kota Batu
  7. Kota Blitar
  8. Kota Bontang
  9. Kota Jambi
  10. Kota Kupang
  11. Kota Magelang
  12. Kota Malang
  13. Kota Manado
  14. Kota Palangkaraya
  15. Kota Pare Pare
  16. Kota Pekalongan
  17. Kota Salatiga
  18. Kota SawahLunto
  19. Kota Tual Maluku
  20. Kota Samarinda

 

 

 

 

Acara ‘Indonesia Innovation Award 2019’ dihadiri oleh Perwakilan dari Kemenristekdikti, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia dan berbagai asosiasi terkait.

Bahwa dalam kesempatan tersebut juga diluncurkan siaran Radio PAUD KAMI (Koalisi Anak Madani Indonesia) yaitu Radionya Anak Generasi Titanium 5.0 yang dapat dimanfaatkan langsung di gawai kita masing-masing, Ungkap Hoky yang juga menjabat sebagai Sekjen KAMI.

Hadirnya Radio PAUD yang juga merupakan bagian dari produk Inovasi anak bangsa yang diharapkan dapat menjadi media bagi anak-anak untuk belajar dan hiburan mereka. Di Radio PAUD telah tersedia 400 lagu anak-anak termasuk lagu wajib nasional, chitchat jenaka, mendongeng, sapa teman, kidz story telling, dan anak-anak dapat bertukar pesan dengan sahabat-sahabat di seluruh Indonesia, serta terdapat program pembelajaran dari para pakar dan psikolog anak.

“Radio PAUD hadir untuk menimalisir ketergantungan anak-anak terhadap gawai yang selama ini diberikan secara bebas oleh orang tuanya. Radio PAUD sangat rekomen untuk ibu-ibu yang kesulitan mencari lagu anak-anak dan Aplikasi Radio PAUD telah dapat di download melalui play store dengan icon Radio Paud KAMI,” pungkas Hoky.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *