Search
Rabu 24 Juli 2019
  • :
  • :

BlackBerry Z10 akan Dijual Rp. 6,9 Juta-an

MAJALAH ICT – Jakarta. BlackBerry 10 tipe Z10 diperkirakan akan mulai dipasarkan pada 15 Maret mendatang. Operator Axis sudah melakukan hitung mundur peluncuran BB10 secara resmi kepada penggunanya. LAlu berapakah BlackBerry Z10 dijual ke pasar?

Menurut sumber Majalah ICT, BB10 akan dilepas di pasar Indonesia lebih murah dari pasar India, yang sekitar Rp. 7,8 juta-an. "Di Indonesia BlackBerry akan dilepas dengan harga Rp. 6,9 juta-an," katanya. Namun begitu, tambah sumber lagi, di siniBlackBerry akan dijual bundling (jual pkaet) dengan data. 

Menurut PR Manager BlackBerry Indonesia, Yolanda Nainggolan, BlackBerry 10, berbeda dengan generasi BlackBerry sebelumnya. "Jika sebelumnya ada BlackBerry Internet Services, maka BB10 tidak ada lagi. Jadi seperti device lain, kita berlangganan data saja," ungkapnya. 

Diprediksi banyak pihak, kinerja Research in Motion (RIM), kini berganti nama jadi BlackBerry yang tengah terpuruk, tampaknya akan sedikit terbantu dengan hadirnya BlackBerry 10.BlackBerry yang tampil dengan full touchscreen. Salah satu fitur menarik yang ditawarkan oleh RIM dalam BB 10 adalah Blackberry Hub terbaru, yang mengintegrasikan seluruh pesan dari berbagai akun yang Anda miliki dalam satu aplikasi mulai dari layanan pesan RIM, akun email, pesan dari jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn. Ini mirip dengan fitur Windows Mobile Phone yang terbaru.

Homescreen dari Blackberry 10 masih mempertahankan icon App dari OS Lama. Icon tersebut dapat dipindah secara manual atau diurutkan sesuai keinginan Anda. Layar Blackberry 10 berukuran 4.2 inchi dan sudah beresolusi HD 1280 x 768 piksel. Artinya, kita bisa memutar video High Definition langsung dari Blackberry 10. Boleh dibilang, pengguna BlackBerry akan men ikmati pengalaman baru dan mengesankan yang tidak didapat dari BlackBerry sebelumhya.

Namun apakah BlackBerry 10 dapat mengangkat penjualan di Indonesia? Jawabannya, bisa ya bisa tidak. Pasar Indonesia untuk BlackBerry meningkat dikarenakan fasilitas BlackBerry Messenger (BBM). Dengan hadirnya beberapa aplikasi seperti Line, Whatsapp dan lainnya, tentu ini bisa jadi ancaman bagi BlackBerry untuk tetap mempertahankan pasarnya. 

Untungnya saja, BBM terbaru akan juga dapat digunakan untuk video. Tentu ini akan jadi mainan baru bagi pengguna di Indonesia. Hanya saja, pasar Indonesia cukup unik. Saat, layanan 3G mulai masuk pasar dengan ponsel menyediakan fasilitas video call, fitur ini tidak banyak dipakai pada akhirnya. Memang saat itu kecepatan internet masih lambat, sehingga video tidak nyaman dilihat. Kita lihat saja, bagaimana pasar dan pengguna Indonesia merespons sistem operasi dan BlackBerry terbaru ini: BlackBerry 10.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *