Search
Sabtu 22 Februari 2020
  • :
  • :

BlackBerry Z10 dan Q10 Menghilang dari Pasar, Harga Jadi Melonjak

MAJALAH ICT – Jakarta. Isu sweeping, penggeledahan dan penyitaan produk ponsel khususnya BlackBerry Z10 dan Q10, membuat pedagang ponsel di sejumlah pusat perbelanjaan tiarap. BB Z10, apalagi Q10 yang secara resmi belum diluncurkan menjadi susah didapatkan. Dan di sisi lain, karena diangap beresiko menjual produk-produk tersebut, harga pun merambat naik.

Demikian hasil pantau Majalah ICT di sejumlah pusat perbelanjaan, terutama di Mal Ambassador dan ITC depok. "Kita tidak berani jual Pak. Nanti jual kita ditangkap," kata Akiong kepada Majalah ICT. Menurutnya, produk itu sebenarnya ada, namun tidak berani di pajang di etalase. "Kalau serius saya ambilkan. Tapi ini bukan dari (Kementerian) Perdagangan kan," selidiknya.

Karena seolah menghilang, pedagang juga dengan enak saja menawarkan harga BB besutan terbaru terbaru tersebut. "Kalau Z10 ambil deh Rp. 7 juta, tapi saya ambil di gudang dulu. Kalau yang Q10 kosong barangnya," katanya lagi. Q10 memang meski secara resmi belum dijual di pasar Indonesia, secara tersembunyi sudah mulai dijual dengan harga sekitar Rp. 10 jutaan. "Q10 dapat dari Batam. Di sana sudah banyak yang jual dengan harga murah karena PPN nya kan tidak ada," ceritanya.

Sementara itu, pedagang lain, Tika, mengatakan pembeli BB Z10 memang tidak seperti sebelumnya. "Biasanya, tiap hari ada saja yang mencari, namun sejak isu BlackBerry belum boleh dijual, jadi agak susah," ungkapnya. Karena itu, Tika mengharapkan agar pemerintah memberikan kepastian mengenai masalah ini. "Yang dirugikan kita. Pasar sepi, padahal lagi dicari produknya sama banyak orang," tambahnya yang juga merasa bingung karena manual book Z10 suda dalam Bahasa Indonesia dan ada label dari Kementerian Kominfo kok tetap dilarang.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *