Search
Jumat 20 September 2019
  • :
  • :

Di Antara 5 Negara, Lazada Indonesia Dinilai Paling Sukses

MAJALAH ICT – Jakarta. Tak terasa, Lazada sudah hadir setahun menawarkan produk-produk secara online di Indonesia. Dalam rangka peringatan ulang tahun pertamanya, Lazada menawarkan diskon sampai 60% untuk produk-produk yang masuk dalam daftar Lazada Award pada 8 – 13 April 2013. Lazada Award adalah daftar produk menarik sepanjang tahun 2012 berdasarkan voting dan penjualan.

Menurut CEO Lazada Asia Tenggra, Maximilian,  situs online Lazada mulai beroperasi Maret 2012 setelah merekrut empat karyawan pada bulan Januari. Ketika itu shopping mall online itu membagi 4000 produk yang dijajakannya dalam empat kategori. Setahun kemudian,sudah ada lebih dari 25 ribu produk yang ditawarkan dan terbagi dalam 13 kategori. Jumlah karyawannya pun bertambah menjadi 200 orang, dan sepertiganya adalah di bagian distribusi.

"Lazada.co.id, sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia saat ini. Bahkan di antara lima negara (Indonesia, Malaysia, Thailand Filipina, Vietnam), Indonesia yang paling sukses dan besar. Hal itu karena kami seperti  shopping mall, tawarkan apa saja. Kami ingin menawarkan lebih banyak jenis barang. Kami punya lebih dari 20 merek tablet, mulai dari Acer sampai Zyrex, kami punya jajaran produk rumah tangga terbesar, kami menawarkan produk waxing untuk pria,” terang Maximilian.

Dijelas pula oleh Maximilian, jika barang tidak tersedia, konsumen bisa berinteraksi dengan Lazada dan Lazada akan mencoba mencarikan barang tersebut supaya bisa dibeli online. Menurut Max, brand dan marketing penting bagi kesuksesan Lazada.

Sementara itu, menurut Tom Damek Managing Director Lazada Indonesia), kunci sukses lain Lazada adalah  transparansi harga yang lebih baik. “Jika ada harga yang lebih murah, kami ganti selisihnya. Tapi sejauh ini tidak ada yang klaim,” ujar Tom. Selain itu juga,  untuk proses cash refund dibuat tidak rumit.  “Tinggal kasih tahu di mana ada yan menjual dengan harga lebih murah. Kami kirimkan selisihnya dalam bentuk voucher,” jelasnya. Meski, penggantian selisih harga ini tidak untuk semua barang. 

Ditambahkan MAximilian, untuk pembayaran, Lazada menawarkan sistem pembayaran di tempat. “Kami adalah pure B2C player. Kami yakin kepercayaan adalah kendala pertama yang harus diatasi di sini. Kami mau konsumen percaya dulu. Kalau sudah percaya, mereka akan kembali belanja,” kata Max.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *