Search
Selasa 17 September 2019
  • :
  • :

Duka Cita Mendalam, Presiden Joko Widodo Nyatakan Habibie Sebagai Bapak Teknologi

MAJALAH ICT – Jakarta. Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Presiden ke-3 Republik Indonesia, Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie. 

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, menyampaikan belasungkawa, atas berpulangnya ke Rahmatullah, Bapak Prof. B.J. Habibie, tadi jam 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto,” kata Presiden usai melayat almarhum B.J. Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Presiden ke-3 Republik Indonesia itu mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu (11/09/2019), sekitar pukul 18.05 WIB. Pria kelahiran Parepare, 25 Juni 1936, tersebut berpulang setelah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019. 

Presiden mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Kepala Negara juga berharap cita-cita B.J. Habibie semasa hidupnya dapat terus dilanjutkan. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, diberikan kesabaran, dan bisa melanjutkan apa yang dicita-citakan oleh Bapak Prof. B.J. Habibie semasa hidupnya,” tandasnya. 

Bapak Teknologi 

Ditanya mengenai kenangannya kepada Prof. B.J. Habibie, Presiden menilai Habibie sebagai seorang negarawan yang patut dicontoh dan dijadikan teladan. Presiden. mengaku, tidak jarang dirinya berdiskusi berbagai persoalan bangsa dengan B.J. Habibie. “Setiap persoalan-persoalan yang ada di negara kita, baik yang berkaitan dengan persoalan ekonomi atau persoalan kebangsaan, beliau selalu langsung menyampaikan solusinya, jalan keluarnya,” kata Presiden. 

Menurut Presiden, kadang sering Habibie yang datang ke Istana ataupun dirinya yang datang ke rumah Habibie. “Saya kira beliau adalah seorang negarawan yang patut kita jadikan contoh dan suri teladan dalam berkehidupan,” kenang Presiden. 

Bagi Kepala Negara, selain sebagai Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie juga sebagai seorang ilmuwan dan Bapak Teknologi Indonesia. 

Di tempat terpisah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan bahwa Presiden langsung menginstruksikan dirinya untuk mempersiapkan segala keperluan, memfasilitasi keluarga, hingga persiapan untuk upacara pemakaman almarhum B.J. Habibie. 

Menurut Pratikno, upacara pemakaman akan dipimpin langsung oleh Presiden. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Garnisun dan telah menyiapkan tempat pemakaman di sebelah almarhumah Ibu Ainun Habibie. “Insyaallah akan dipimpin oleh Pak Presiden,” kata Mensesneg di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *