Search
Kamis 4 Juni 2020
  • :
  • :

E-Commerce Indonesia Dituding Salah Gunakan Data Pribadi Pengguna

MAJALAH ICT – Jakarta. Browser internet Opera menuding bahwa beberapa e-commerce Indonesia menyalahgunakan data pribadi pengguna. Hal itu didapat setelah Opera melakukan studi terhadap 60 aplikasi e-commerce yang paling populer di 10 negara, termasuk Indonesia.

Opera menemukan, lebih dari setengah aplikasi-aplikasi tersebut menggunakan pelacak untuk mengumpulkan informasi pribadi pengguna. Adapun informasi pribadi yang dikumpulkan antara lain nama pengguna, alamat email, lokasi, kata kunci pencarian dan nomor telepon. Data tersebut lalu diberikan pada pihak ketiga melalui pelacak. Dari 60 situs e-commerce yang masuk ke dalam studi Opera, beberapa di antaranya adalah situs e-commerce Indonesia yaitu Blibli, Bukalapak, Elevenia, KASKUS Jual Beli, Matahari Mall, OLX, Zalora dan Tokopedia.

“Kebanyakan orang tidak akan memberitahukan informasi rinci kartu kredit mereka atau nama lengkap dan alamat mereka kepada karyawan di sebuah toko tempat mereka berbelanja atau melihat-lihat produk. Tapi, ketika menggunakan aplikasi belanja online, orang melakukan hal ini dan tidak menyadari bahwa informasi-informasi seperti ini dapat dibagikan ke pihak lain,” kata Sergey Lossev, Head of Product, Opera Max.

Dari studi, Opera juga mendapatkan hasil, 96 persen aplikasi e-commerce tidak menggunakan enkripsi penuh saat menghubungkan server dengan aplikasi mereka. Selain melalui pelacak, data pribadi pengguna situs e-commerce juga dapat berpindah tangan ke pihak ketiga karena koneksi internet yang tidak terenkripsi. Data sensitif pengguna seperti rekening bank atau data keuangan lainnya terimpan di rekening penjual atau aplikasi belanja online, informasi itu dapat dicegat dan dilihat oleh penjahat cyber melalui jaringan WiFi yang tidak aman.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *