Search
Selasa 20 Agustus 2019
  • :
  • :

EMC Group Hadirkan Phi SSP, Premium Private Marketplaces Platform Iklan Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. EMC Group menggunakan momen Ramadhan ini untuk lebih dekat kepada klien dengan menyelenggarakan acara buka puasa bersama sekaligus repositioning dengan meluncurkan produk teknologi beriklan terbaru yang bernama Phi SSP di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta.

Repositioning ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali kepada klien atau calon klien mengenai tujuan dan arah EMC Group kedepannya di dunia periklanan digital. Dimulai dengan acara pembukaan, buka bersama dan memutar video perjalanan dunia periklanan dari masa ke masa serta penjelasan mengenai beberapa produk EMC Group lainnya. “Kami mengundang klien dan agency untuk memperkenalkan wajah baru EMC Group dimana sebelumnya kami sebagai digital agency 360 dan kini menjadi ad tech company yang memiliki produk teknologi beriklan sendiri untuk tetap dapat memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada klien kami” ujar Eddy Yansen, President Director EMC Group.

Saat ini cara beriklan semakin berkembang dari konvensional seperti billboard, tv, dan koran hingga melalui internet dengan berbagai macam metode pembelian. Para pengiklan juga sudah mulai beralih dari metode Media Buying ke Programmatic, baik dilakukan oleh brand yang menjalankan sendiri maupun media agency. EMC Group, sebagai ad tech company mengambil peluang ini untuk mengembangkan bisnisnya dengan meluncurkan Phi SSP.  Phi SSP merupakan independen SSP (Supply Side Platform) yang dapat memfasilitasi pengiklan untuk beriklan dengan metode programmatic buying secara langsung ke beberapa premium publisher melalui PMP (Private MarketPlace).

Phi SSP memiliki beberapa manfaat dan keuntungan untuk klien maupun publisher. Manfaat untuk klien adalah kemampuan untuk memilih publisher sesuai target, memaksimalkan pengeluaran, meringankan beban operasional dan mendapatkan harga yang lebih baik. Sedangkan untuk publisher dapat meningkatkan penawaran langsung yang lebih besar dan volume PMP lebih banyak serta meringankan beban operasional.

Phi SSP ini unik karena adanya inventori dengan ukuran besar yaitu 300×600 pixel. Ukuran ini dapat digunakan dalam beberapa ad format seperti bannerbot, influencer ads, dan form ads yang dapat berjalan di desktop atau mobile. “Dengan menggunakan Phi SSP kami harapkan dapat meningkatkan revenue dari sisi publisher. Dan untuk klien dapat beriklan dengan seefisien dan seefektif mungkin dengan hasil yang sesuai untuk mencapai KPI. Saat ini sudah ada beberapa publisher yang bergabung di dalam Phi SSP. Kami harap kedepannya akan terus bertambah dan Phi SSP dapat menjadi tren di digital marketing” ujar Eddy Yansen.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *