Search
Jumat 19 Juli 2019
  • :
  • :

FMPTI Juga akan Ikut Gugat Kebocoran Data Pengguna Facebook

MAJALAH ICT – Jakarta. Forum Masyarakat Peduli Telekomunikasi Indonesia (FMPTI) sebagai salah satu lembaga Non Government Organization (NGO) pemerhati layanan Over The Top (OTT) telah menyoroti permasalahan-permasalahan penyelenggaraan sistem elektronik OTT. Salah satunya adalah kebocoran data pribadi pengguna OTT Facebook yang pada tanggal 14 Mei 2019 sudah genap satu tahun didaftarkan gugatan class action atau gugatan perwakilan kelompok di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan oleh 2 lembaga NGO LPPMII & IDICTI menggugat Facebook di Amerika, Facebook Indonesia, dan Cambridge Analytica. Tetapi perkaranya masih belum diperiksa Majelis Hakim karena dimiliki oleh asing yang notabene berkantor di luar negara Indonesia. Padahal selama satu tahun gugatan tersebut berjalan, FMPTI mengamati masih terjadi kebocoran-kebocoran data pribadi OTT Facebook lainnya.

“Ada tambahan empat kali berita kebocoran data pribadi pengguna selain skandal cambridge analitica dan hal ini perlu perhatian serius kita semua untuk memberikan aksi upaya hukum agar layanan OTT tersebut serius juga membenahi dan mengatasi permasalahan ini”, ujar Ketua Umum FMPTI Edi Junaedi, S.H.

Indonesia sebagai negara ketiga terbesar yang terdampak kebocoran data pribadi pengguna facebook skandal Cambridge analytica harus menuntaskan permasalahan ini segera dan meminta tanggung jawab yang nyata dari facebook untuk pemulihan dampaknya pada masyarakat luas, layaknya negara-negara lain seperti Inggris, Jepang, Australia, Kanada, Amerika, India, dan Filipina yang juga melakukan investigasi atau tuntutan hukum terkait perlindungan data pribadi ini. “Kami akan berkoordinasi dengan FTC (Federal Trade Commission) negara Amerika yang sudah satu tahun melakukan investigasi dan sedang menuntut facebook untuk 87 juta pengguna facebook terkait skandal Cambridge analytica, dimana sebanyak 1.066.666 pengguna facebook dari Indonesia” ujar Edi ketua umum FMPTI.

Lebih lanjut FMPTI mengatakan akan mendaftarkan gugatan intervensi atas kebocoran data pribadi pengguna Facebook sebagai penggugat intervensi dalam perkara gugatan class action terhadap Facebook di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“FMPTI minggu depan akan mendaftarkan gugatan intervensinya ke PN Jaksel dan saya menghimbau NGO lainnya bergabung untuk menegakkan perlindungan data pribadi pengguna OTT agar tidak disalahgunakan tanpa persetujuan atau tanpa sepengetahuan yang berhak”, tukas sekjen FMPTI Eli Asnita.

Untuk itu FMPTI mengharapkan pemerintah sebagai regulator agar lebih serius dan segera membuat peraturan yang dapat menjadi pedoman OTT untuk taat dan patuh terhadap perlindungan data pribadi penggunanya demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat Indonesia, tutup Edi Junaedi.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *