Search
Minggu 17 November 2019
  • :
  • :

GOJEK Gandeng Polresta Samarinda untuk Pelayanan dan Pengembangan Masyarakat

MAJALAH ICT – Jakarta. GOJEK, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, kembali meneguhkan komitmen dalam menghadirkan dampak positif kepada masyarakat melalui kolaborasinya dengan Polresta Samarinda. Kolaborasi ini mencakup tiga aspek, yaitu pembinaan mitra driver GOJEK, pengembangan UMKM, serta inovasi sistem pembayaran nontunai untuk perpanjangan SIM dan pembuatan SKCK yang menggandeng GO-PAY.

“Sejak GOJEK hadir di Kota Samarinda pertama kali pada tahun 2016, kami terus berupaya semakin memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat di Kota Samarinda dan tentunya juga untuk membangun kapasitas pelaku UMKM. Pada kesempatan ini, kami ingin mewujudkan hal tersebut melalui kolaborasi dengan Polresta Samarinda,” ujar Anandita Danaatmadja, VP Regional Indonesia Bagian Timur GOJEK.

Dalam aspek pembinaan mitra driver, GOJEK dan Polresta Samarinda akan bekerja sama dalam menyediakan berbagai materi pelatihan terkait keselamatan dan keamanan mitra driver selama menjalankan tugasnya. Materi tersebut antara lain mencakup pelatihan dan bimbingan cara berkendara yang aman dan tertib, penanganan kecelakaan, sosialisasi penggunaan teknologi informasi yang bertanggung jawab dan sesuai aturan, serta pemberdayaan mitra driver sebagai agen pelaporan tindakan kriminal di masyarakat. Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan para mitra driver GOJEK di Samarinda bekal pengetahuan dan kesadaran yang cukup mengenai keselamatan dan keamanan di jalan.

Untuk pengembangan UMKM, GOJEK menggandeng Bhayangkari Polresta Samarinda dalam mengadakan pelatihan UMKM. “Melalui kegiatan bersama Bhayangkari ini, GOJEK berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga Polri sekaligus mendukung target pemerintah dalam mewujudkan UMKM Go Online,” ungkap Anandita. Pelatihan UMKM ini nantinya diharapkan dapat memotivasi para anggota Bhayangkari Polresta Samarinda untuk berwirausaha. Bagi yang telah menjalankan UMKMnya, pelatihan ini bertujuan untuk membantu mengembangkan bisnis dan memperluas akses pasar, melakukan pembinaan manajemen dan pengelolaan keuangan, serta mendukung efisiensi bisnis.

Kapolres Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi strategis yang terjalin antara GOJEK dan Polresta Samarinda. Melalui pembinaan mitra driver, kami ingin memastikan bahwa para pengendara, terutama dalam hal ini mitra driver GOJEK memiliki bekal pengetahuan yang cukup mengenai keselamatan dan keamanan berkendara, serta kesadaran peran mereka dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Di sisi lain, kolaborasi GOJEK dengan Bhayangkari Polresta Samarinda merupakan wujud pemberdayaan sektor UMKM di Samarinda. Kami sama-sama percaya bahwa sudah saatnya UMKM naik kelas.”

Selain pembinaan mitra driver dan UMKM, kolaborasi antara GOJEK dan Polresta Samarinda ini juga menghadirkan inovasi berupa pembayaran SIM dan SKCK dengan sistem nontunai menggunakan GO-PAY, uang elektronik terdepan di Indonesia bagian dari ekosistem GO-JEK. Inovasi ini merupakan langkah Polresta Samarinda untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Samarinda. “Melalui inovasi pembayaran nontunai dengan GO-PAY ini, kami berupaya untuk meningkatkan transparansi dan meminimalkan praktik pungli sehingga masyarakat dapat semakin percaya pada kinerja pelayanan publik,” ungkap Vendra.

Pengguna yang ingin melakukan pembayaran PNBP SIM dan SKCK, baik untuk membuat baru maupun memperpanjang, cukup membuka aplikasi GO-JEK dan memilih menu “Bayar” untuk melakukan scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran SIM dan SKCK, memasukkan jumlah yang ingin dibayarkan dan melakukan konfirmasi pembayaran. “Dihadirkannya inovasi ini di tengah-tengah masyarakat Samarinda sejalan dengan misi utama GO-PAY, yaitu untuk mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia,” ungkap Edwin Ariono, Head of Ecosystem Expansion GO-PAY.

Edwin pun berharap bahwa kedepannya kolaborasi yang mencakup multi-aspek ini dapat membantu meningkatkan layanan publik di Samarinda dan membantu memudahkan kehidupan masyarakat yang lebih luas. Harapan yang serupa pun diungkapkan oleh Vendra. “Kami berharap bahwa kolaborasi kami dengan perusahaan teknologi seperti GOJEK dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan publik, ketertiban dan kesejahteraan masyarakat, serta rasa percaya masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan publik,” tutup Vendra.

Khusus pengguna GO-PAY yang melakukan pembayaran pada 15 Januari hingga 31 Maret 2019 akan mendapatkan cashback sebesar 20% yang akan langsung masuk ke saldo GO-PAY pengguna. Selain untuk pembayaran SIM dan SKCK, GO-PAY juga sudah menggandeng berbagai rekan usaha di Samarinda, mulai dari destinasi kuliner seperti Alaya Food Festival hingga destinasi wisata seperti Rumah Ulin Arya. Tidak terbatas hanya di Samarinda, GO-PAY kini juga telah dimanfaatkan untuk pembayaran tiket BRT Trans Semarang, pembayaran PBB di Semarang, pembayaran SIM dan SKCK di 9 kota, hingga berdonasi ke BAZNAS dan berbagai masjid di 12 kota di Indonesia melalui sedekah digital.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *