Search
Selasa 24 November 2020
  • :
  • :

Gojek Terpilih sebagai Juara Pertama di UN Women 2020 Asia-Pacific WEP Awards

MAJALAH ICT – Jakarta. Perusahaan super-app karya anak bangsa terpilih sebagai juara pertama di ajang penghargaan “UN Women 2020 Asia-Pacific Women Empowerment Principles” untuk kategori Community and Industry Engagement. Sebagai juara pertama tingkat nasional, Gojek akan mewakili Indonesia di ajang penghargaan di tingkat Asia Pasifik pada tanggal 15 Desember di Bangkok, Thailand. Gojek juga merupakan satu-satunya perusahaan teknologi dengan layanan transportasi online yang mendapatkan juara satu di ajang penghargaan ini.

Penghargaan ini diberikan untuk inisiatif Perempuan #AmanBersamaGojek yang berfokus untuk menciptakan budaya aman di ruang publik. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan standar keamanan platform digital, khususnya layanan transportasi online, untuk pelanggan dan mitra perempuan. Inisiatif ini berfokus pada tiga pilar, yaitu teknologi, proteksi, dan edukasi.

“Keamanan merupakan salah satu penghambat terciptanya pertumbuhan yang berkeadilan di Indonesia, khususnya untuk perempuan. Menurut laporan UN Women tentang audit keamanan di Jakarta pada tahun 2018, perempuan yang tinggal di area perkotaan rentan mengalami kekerasan di ruang publik, khususnya saat sedang bepergian di malam hari. Oleh karena itu, Gojek mengambil bagian untuk menciptakan budaya aman di ruang publik agar setiap orang, termasuk perempuan merasa aman untuk bepergian dan berkarya,” ujar Nila Marita, Chief Corporate Affairs Gojek. 

Dari pilar teknologi, Gojek memastikan keamanan pelanggan dan mitra driver perempuan saat menggunakan aplikasi, melalui serangkaian fitur yang diberi nama Gojek SHIELD. Memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, serta dioperasikan oleh tim keamanan digital kelas dunia, Gojek SHIELD berusaha memastikan keamanan dari sebelum memulai perjalanan, selama perjalanan dan pada saat darurat. Fitur tersebut diantaranya: verifikasi wajah mitra, penyamaran nomor telepon – baik pelanggan maupun mitra driver, fitur bagikan perjalanan, serta tombol darurat yang terhubung dengan Customer Care dan Unit Darurat yang siaga 24/7 dan mengadopsi perspektif korban.

Gojek tidak hanya berusaha memastikan keamanan pengguna terutama perempuan melalui teknologi di dalam aplikasi Gojek saja, tetapi juga melakukan serangkaian upaya di luar aplikasi, melalui pilar proteksi dan edukasi. Dua inisiatif utama sebagai perwujudan komitmen ini ditandai oleh peluncuran Zona Aman Bersama Gojek dan pelatihan active bystander dengan Hollaback! Jakarta, untuk para mitra GoRide dan GoCar.

Berdasarkan evaluasi pelatihan active bystander, 99% dari peserta mitra-driver mengatakan bahwa pelatihan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang kekerasan seksual dan cara untuk membantu korban.

Pemilihan pemenang dilakukan oleh panel juri independen yang terdiri dari berbagai pakar kesetaraan gender dalam bisnis, seperti Erna Witoelar (UN Special Ambassador for Millenium Development Goals in Asia Pacific tahun 2003-2007), Anne Valko Celestino (Asian Development Bank), Josephine Satyono (Indonesia Global Compact Network), Maya Juwita (Indonesia Business Coalition for Women Empowerment), dan Sagita Adesywi (UNDP). 

Menurut para juri, Gojek dipilih sebagai pemenang berdasarkan penilaian sebagai berikut, “Melalui inisiatif Perempuan #AmanBersamaGojek, Gojek menunjukkan langkah yang transformasional untuk memastikan keamanan dalam mobilitas dan akses ke ruang publik untuk perempuan, yang sangat penting untuk memastikan akses yang setara terhadap kesempatan ekonomi, pendidikan, dan layanan. Gojek dapat mengidentifikasi isu gender secara tepat dan membuat solusi yang menyeluruh, mulai dari visual, teknologi, sosialisasi, pelatihan, bantuan langsung, serta produk bisnis yang diadaptasikan untuk pengguna perempuan. Gojek juga mempunyai metrik pengukuran dan dokumentasi untuk melaporkan kemajuan inisiatifnya. Inisiatif ini tentunya merupakan respon yang kreatif dan menyeluruh serta secara aktif mengajak pemain lain di industri untuk berinvestasi dan melakukan sesuatu untuk isu kesetaraan gender.”

Menanggapi penghargaan yang diberikan untuk Gojek, Jamshed Kazi, UN Women Representative for Indonesia and Liaison to ASEAN menyampaikan, “Selamat kepada Gojek atas  penghargaan UN Women Asia Pacific WEPs di Indonesia dalam kategori Community and Industry Engagement. Kemenangan ini sangat pantas diberikan untuk Gojek mengingat berbagai inisiatif yang ditempuh Gojek, khususnya untuk memastikan keamanan perempuan di ruang publik. Kami menantikan keberlanjutan fokus dan komitmen Gojek dalam memajukan kesetaraan gender di dalam dan luar organisasi agar dapat meningkatkan kepemimpinan perempuan, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan semua gender, yang merupakan kunci dari Women Empowerment Principles.”

Nila lebih lanjut menyampaikan, “Terima kasih kepada UN Women, European Commission, dan juga para juri yang telah memilih Gojek sebagai juara pertama untuk kategori Community & Industry Engagement dalam ajang penghargaan ini. Penghargaan ini juga dapat kami capai atas dukungan berbagai mitra kerja kami, seperti Hollaback! Jakarta dan juga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam program ini. Ke depannya, kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk terus mengedepankan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.”

Selain menciptakan budaya aman untuk perempuan di ruang publik, Gojek juga berkomitmen untuk terus mendukung wirausaha perempuan melalui teknologi yang inklusif dan berbagai pelatihan kewirausahaan yang sejak tahun 2018 telah merangkul ribuan pengusaha perempuan melalui kegiatan seperti, Gojek Wirausaha, Forum Pedagang Baik GoPay, Go-Nusantara, Komunitas Partner GoFood, Komunitas Laris Manis GoSend, dan Gojek Xcelerator. Menurut data Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, 42% mitra UMKM GoFood adalah perempuan, di mana 27% nya merupakan ibu rumah tangga; sedangkan 76% social sellers GoSend dan 39% mitra UMKM GoPay adalah perempuan.

“Gojek merangkul pengusaha perempuan ke dalam ekosistem kami dengan memastikan bahwa teknologi kami bersifat inklusif ke semua orang, khususnya pengusaha perempuan yang mempunyai peran ganda atau berlapis di keluarga dan pekerjaan dan membutuhkan fleksibilitas dalam berusaha. Teknologi kami juga buat semudah mungkin agar dapat digunakan oleh pengusaha dari berbagai kalangan, termasuk yang masih belum mempunyai pengalaman berbisnis,” ujar Nila lebih lanjut.

Selain bersifat inklusif untuk pelanggan, mitra driver, dan pengusaha perempuan di ekosistem, Gojek juga memastikan semua karyawannya, terlepas dari gender, agama, suku, maupun kelas ekonomi sosial, mendapatkan kesempatan yang sama untuk duduk di posisi manajemen. 

Ajang penghargaan ini diselenggarakan oleh WeEmpowerAsia, program UN Women yang didanai dan bekerjasama dengan Uni Eropa. Penghargaan ini merupakan bagian dari perayaan 10 tahun Women Empowerment Principles dan berdirinya UN Women. Penyerahan penghargaan ini diselenggarakan secara virtual dan dihadiri oleh Ibu Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan Republik Indonesia), His Excellency Vincent Piket (Head of European Union Delegation to Indonesia), Valerie Julliand (UN Indonesia Resident Coordinator), dan Jamshed Kazi (UN Women Indonesia Representative and Liaison to ASEAN).

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *