Search
Sabtu 4 April 2020
  • :
  • :

GoPay Dorong Implementasi QRIS Pertama di Ekosistem Pendidikan

MAJALAH ICT – Jakarta. Sejak Bank Indonesia (BI) umumkan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS pada bulan Agustus 2019 lalu, GoPay terus konsisten dalam mendukung dan menyosialisasikan penggunaan QRIS di semua rekan usahanya, termasuk di ekosistem pendidikan. Kali ini, dengan dukungan GoPay, Universitas Tarumanagara (UNTAR), Jakarta Barat menjadi universitas pertama yang menerapkan QRIS di lingkungan kampusnya.

Head of Micro Merchant GoPay, Dewi Yulianti Rosa mengungkapkan, “Kami sangat mendukung implementasi kebijakan QRIS sesuai standar Bank Indonesia sehingga dapat meningkatkan target pemerintah terkait inklusi keuangan di Indonesia. Kami terus mendorong implementasinya melalui sosialisasi untuk seluruh rekan usaha kami, baik ratusan ribu pelaku UMKM, ratusan rekan donasi, maupun institusi pendidikan seperti UNTAR. Kami senang dan mendukung pengimplementasian QRIS pertama di ekosistem pendidikan, dan ke depannya, penerapan QRIS di lingkungan UNTAR ini akan menjadi langkah awal untuk penerapan QRIS di universitas dan institusi pendidikan lainnya.”

Sebagai tahap awal, QRIS bisa dimanfaatkan untuk transaksi makanan dan minuman di kantin UNTAR sebelum nantinya dapat digunakan di layanan lainnya, seperti bayar parkir, perpustakan, koperasi, dan jasa fotokopi. Dewi yakin bahwa QRIS tidak hanya akan semakin memudahkan masyarakat namun juga para pelaku usaha terutama yang bergerak di sektor informal.

Head of Marketing UNTAR, Wilina Lee mengatakan, “UNTAR bangga dan senang dapat menjadi universitas pertama yang mengimplementasikan QRIS. Kami pun sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan GoPay dalam menyosialisasikan pemanfaatan QRIS ini di lingkungan kampus UNTAR. Kami percaya bahwa penggunaan teknologi QRIS akan memberikan manfaat kepada semua yang terlibat di dalam lingkungan kampus, mulai dari mahasiswa, pengajar, penjual makanan, hingga parkir. Harapannya, pengimplementasian QRIS di UNTAR ini dapat memotivasi universitas dan institusi pendidikan lainnya untuk segera mengadopsi QRIS di dalam ekosistemnya.”

Dengan QRIS, rekan usaha cukup memiliki satu kode QR yang dapat menerima pembayaran dari berbagai platform, sehingga transaksi pun menjadi semakin mudah dan efisien. “Tidak hanya memudahkan, QRIS akan mendorong peningkatan kualitas, daya saing, dan inovasi untuk para rekan usaha. Pemanfaatan QRIS ini juga kami harap dapat menjadi pintu masuk bagi opsi pembayaran lainnya sehingga para rekan usaha pun bisa semakin diuntungkan serta bisa melakukan transaksi dan menjalankan usahanya dengan lebih efektif dan efisien,” ujar Dewi.

GoPay pun telah dan terus melakukan sosialisasi pemanfaatan QRIS ini kepada seluruh rekan usahanya melalui berbagai upaya seperti penyuluhan dan pendampingan langsung. Upaya ini salah satunya GoPay lakukan lewat Forum Pedagang Baik yang menjadi wadah bagi para pedagang kecil untuk belajar mengelola usahanya dan memanfaatkan aset digitalnya.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *