Search
Rabu 26 September 2018
  • :
  • :
toyota-grab

Grab Perluas Bisnis Layanan Bahan Makanan dan Konten Berita

MAJALAH ICT – Jakarta. Perusahaan jasa perjalanan, angkutan naik dan logistik yang berbasis di Singapura, Grab sedang memperluas bisnisnya untuk memasukkan layanan bahan makanan dan berita.

Grab memperluas bisnis intinya sebagai bagian dari strategi platform terbuka baru yang bertujuan memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara. Ekspansi telah menyebabkan pengenalan layanan baru yang fokus pada bahan makanan dan konten berita online.

GrabFresh adalah layanan pengiriman bahan makanan berdasarkan permintaan yang baru dari Grab. Itu dibuat dalam kemitraan dengan salah satu penyedia pengiriman bahan makanan terbesar di wilayah yang disebut HappyFresh. Grab mengatakan layanan ini mampu memberikan hasil yang segar dan beku ke depan pintu pelanggan dalam satu jam atau bahkan pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Usaha baru yang berpusat pada kelontong ini dipandang sebagai cara Grab dan HappyFresh untuk menanggapi permintaan belanja online yang kuat di rumah tangga Asia Tenggara. CEO HappyFresh Guillem Segarra mengatakan ini adalah “peluang besar” karena sekitar 70 persen pengguna aplikasi pengiriman grosir di kawasan berbelanja bahan makanan online setidaknya sekali dalam seminggu.

GrabFresh pertama akan diluncurkan di Jakarta dalam bulan ini. Kemudian akan diluncurkan ke Thailand dan Malaysia pada akhir 2018. Grab dan HappyFresh berencana untuk memperkenalkan layanan ini ke negara-negara lain di kawasan ini, tetapi mereka belum memiliki jadwal untuk rilis tersebut.

Saingan Uber juga merambah ke konten berita. Grab ingin agar pelanggan mendapatkan pembaruan berita harian dari aplikasinya. Usaha berita ini dimungkinkan melalui kemitraan dengan grup media Yahoo.

Layanan berita Grab sudah tersedia untuk konsumen Malaysia dan Filipina. Perusahaan berencana untuk memperkenalkannya ke pasar Asia Tenggara lainnya juga, tetapi tidak menentukan negara mana mereka berada.

Dua layanan baru ini merupakan bagian dari rencana Grab untuk menyediakan lebih banyak layanan kepada konsumen. Baru-baru ini meluncurkan GrabPlatform, yang pada dasarnya memungkinkan mitra untuk mengakses teknologi, seperti yang digunakan dalam menerima pembayaran, logistik dan transportasi.

“GrabPlatform adalah tentang memperkuat nilai ekonomi bagi penggunanya, bahkan lebih dari apa yang kita bisa untuk diri kita sendiri,” Grab CEO dan co-founder Anthony Tan mengatakan. “Grab dikembangkan oleh kemitraan. Kami percaya tumbuh bersama dengan mitra.” Tan menambahkan bahwa ia ingin akhirnya membuat GrabPlatform “terbuka untuk sistem Asia Tenggara yang lebih luas.”

 




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *