Search
Rabu 26 September 2018
  • :
  • :
sound-of-3

Hasil Pencarian Bakat Musisi Muda, Tri Indonesia Rilis Digital Album Sound Of Tri

MAJALAH ICT – Jakarta. Provider GSM 3 (Tri), merek yang sudah dikenal luas di kalangan milenial tetap konsisten dengan dukungannya pada pemberdayaan anak muda Indonesia yang memiliki beragam ambisi dalam hidupnya untuk diwujudkan. Diawali dengan ajang pencarian bakat-bakat musisi muda, Road to Sound of Tri di 13 kota di Indonesia, Tri mendapatkan 10 band terbaik yang sudah mengikuti audisi dan berhasil menyisihkan ratusan peserta lainnya. Program ini berlanjut dengan Sound of Tri Electrical Forest Concert pada bulan Agustus lalu di kota Malang dan Jakarta. Konser musik pertama yang berkonsep  electrical forest, sebagai ajang untuk menginspirasi anak muda dengan kolaborasi musisi lintas genre.

Hari ini, Tri meluncurkan Album Digital Sound of Tri, sebagai wujud dukungan menyeluruh dan kepedulian Tri pada musisi muda Indonesia. Album digital ini mengusung 10 group band dengan beragam genre dari Padang, Palembang, Pontianak, Singkawang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Malang.

“Tri selalu berkomitmen untuk mendukung apapun ambisi anak muda di Indonesia, termasuk dalam industri musik. Begitu pula dengan 10 band yang telah kami temukan melalui program road to Sound of Tri, mereka adalah anak muda berbakat dengan kualitas musik yang luar biasa. Meski berasal dan berada jauh dari Ibu kota, namun band-band ini layak mendapat exposure lebih. Bersama Tri, mereka diberi kesempatan untuk dikenal oleh lebih banyak lagi penikmat musik,” ujar Dolly Susanto Chief Commercial Officer Tri Indonesia.

Ke 10 band ini adalah D.Plust dari Padang, Friendship dari Palembang, DNA band dari Singkawang, Manjakani dari Pontianak, She’s Bro dari Pontianak, Japra dariJakarta, Garamerica dari Bandung, Paberik Bamboe dari Bandung, Sumber Kencono dari Malang, dan Jendela New Diary dari Yogyakarta. Mereka melalui perjalanan yang panjang  dari mulai mengikuti Road to Sound of Tri, lalu empat band terbaik berkesempatan tampil di Sound of Tri Electrical Forest di Malang dan Jakarta bersama para musisi papan atas Indonesia, dan melewati proses live recording album serta shooting video klip di Jakarta. Hal tersebut merupakan pengalaman baru dan mimpi yang selama ini ingin mereka wujudkan.

Proses recording album berlokasi di ArtSound Studio, di bawah bimbingan dan arahan Elwin Hendrijanto, komposer dengan reputasi internasional yang bertindak  sebagai Music Producer & Music Director. Elwin didukung oleh tim yang terdiri dari para pakar di bidangnya yaitu Jesslyn Juniata sebagai Assistant Music Producer & Vocal Director, Christian Edo Yuwono sebagai Music Editor, serta Gerard Rumintjap untuk Mixing dan Mastering. Proses recording pun dilakukan secara live, dimana seluruh anggota band bermain musik bersamaan dalam satu studio demi mendapatkan soul dan energy dari musik yang dibawakan.

Secara teknis, proses live recording ini lebih menantang karena semua pemain harus memainkan bagiannya secara sempurna dan mencegah kesalahan yang akan mengganggu pemain lainnya. Namun hal ini juga membuat setiap anggota band bermain secara harmonis dan merasakan feel dari musiknya.

Ada 10 track dalam album Sound of Tri yang semuanya ditulis dan diciptakan sendiri oleh 10 band ini dengan berbagai latar belakang genre seperti Jazz, Pop, R&B, Rock, hingga Psychedelic, kontemporer, yang dikolaborasikan dengan m usik dari daerah masing-masing. Paberik Bamboe asal Bandung dan DNA asal Singkawang yang berusaha menjaga nafas musik daerah, menonjolkan instrumen seperti Kulintang (alat musik tradisional Jawa Barat), Nau/Kenong (alat musik tradisional Kalimantan) dengan instrumen musik modern serta sentuhan elektronik DJ, atau JAPRAband dari Jakarta yang membawa nuansa metropolitan.

“Album Sound of Tri tak hanya menjadi materi promosi bagi ke 10 band ini, namun juga merupakan panggung untuk mereka menyajikan musiknya, mewujudkan mimpinya, memberikan suara baru bagi penikmat musik di Indonesia. Melalui digital platform Tri, musik mereka bisa diperkenalkan tidak hanya kepada komunitas lokal tapi oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan Komunitas global. “ Tutup Dolly Susanto.

Kartu Perdana dan Isi Ulang BM Musik

Bentuk lain dari dukungan dan kepedulian Tri pada musisi muda Indonesia adalah  dengan menghadirkan Kartu Perdana dan Isi Ulang Broadband Musik (BM) sebagai produk resmi Sound of Tri.  Album Sound of Tri dan RBTnya dapat dinikmati secara gratis dengan membeli kartu perdana BM Musik. Kartu ini harganya sangat terjangkau dengan varian produk berkuota 1.5 dan 3 GB, serta sangat pas untuk penggemar musik karena memberikan benefit gratis 60 hari RBT Album SO3, gratis 30 hari album SO3. Tidak hanya internetan dan fitur musik, Tri memberikan fasilitas bebas nelpon 1 tahun ke opertor lain, tambahan kuota dan poin BonsTri yang bisa didapatkan oleh pelanggan saat melakukan isi ulang diantaranya dapat ditukar dengan voucher Ayopop untuk iTunes dan Joox.

Dengan kartu perdana dan Isi Ulang BM Musik, pelanggan Tri juga bisa ikut untuk memberikan  vote bagi band lokal Sound of Tri favorit mereka. Pelanggan bisa mendukung band dari kotanya untuk menjadi band terbaik setiap minggunya dan membawa mereka menjadi band terpilih yang akan menggelar konser.

Selain itu, Pelanggan Tri dapat juga menikmati musik karya 10 Band Sound of Tri ini melalui aplikasi bima+. RBT ke 10 band ini juga bisa di aktifkan melalui aplikasi bima+ atau melalui *503#. Jangan lewatkan juga video klip nya yang bisa ditonton melalui channel Youtube Tri Indonesia.

 




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *