Search
Senin 21 Oktober 2019
  • :
  • :

Huawei Mate 30 Tidak Terkoneksi ke Aplikasi Google?

MAJALAH ICT – Jakarta. Rilis Mate 30 terbaru dari Huawei membuat para penggemarnya bersemangat untuk memiliki smartphone berkualitas lain yang dimuat dengan perangkat lunak Android terbaru. Namun, perusahaan telah gagal mengirim karena perangkat baru tidak dapat mendapatkan aplikasi ponsel cerdas Google bahkan melalui cara yang berbeda. Beberapa pengulas bahkan percaya bahwa Huawei Mate 30 adalah perangkat yang memiliki kerugian besar karena kurangnya dukungan sistem operasi ponsel pintar.

Seperti yang terlihat pada Huawei 30 Mate dalam acara mereka di Munich, perangkat baru ini dilengkapi dengan perangkat keras yang ditingkatkan yaitu chipset 5G yang baru, kamera yang ditingkatkan, dan tampilan yang lebih baik. Sementara perusahaan melenturkan spesifikasi smartphone baru, platform Android Open Software-nya tidak banyak dibahas selama pengungkapan. Banyak penggemar yang menonton langsung dan siaran langsung acara itu masih tidak yakin apakah Mate 30 yang baru dapat mendukung aplikasi Google di papan.

Namun, Huawei Mate 30 tidak memiliki lisensi Android yang mencegahnya memperoleh aplikasi ponsel cerdas Google dengan cara apa pun. Ponsel baru Huawei tidak dapat memiliki Google Maps, akses Play Store, dan memiliki aplikasi terkait Google lainnya yang dapat diunduh secara manual setelah membeli perangkat. Tanpa lisensi, segala upaya untuk menginstal dan menjalankan aplikasi Google tidak akan berfungsi pada Mate 30.

Dengan masalah ini, Huawei Mate 30 dianggap sebagai perangkat bermasalah untuk diambil menurut pengulas. Sebuah tweet dari TechTalk mengatakan Mate 30 “mati pada saat kedatangan” karena kurangnya fitur Android. Lebih dari spesifikasi dan kamera yang ditingkatkan, banyak konsumen sering mengandalkan smartphone karena aplikasi dan fiturnya yang mudah.

Tanpa aplikasi Android, sistem Android bersumber terbuka yang dipasang di Mate 30 tidak ada gunanya kecuali Huawei berhasil mencapai kesepakatan dengan Google atau pemerintah AS lagi. Larangan Entity List pada Huawei telah sangat memengaruhi bisnisnya karena pembatasannya untuk bekerja dengan perusahaan yang berbasis di A.S.

Sebelum rilis Mate 30, Huawei mengumumkan bahwa ia akan tetap menggunakan OS Android untuk menunjukkan ingin mempertahankan kemitraannya dengan Google meskipun ada larangan. Perusahaan menunda menggunakan Harmony OS untuk rilis smartphone mendatang. Dengan perusahaan yang tidak dapat menggunakan aplikasi Google untuk ponselnya, ia perlu menemukan cara untuk menjaga smartphone-nya tetap setara dengan para pesaingnya.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *