Search
Jumat 23 Agustus 2019
  • :
  • :

Imbas Kasus IM2, 20 Ribu Warnet Terancam Mati

MAJALAH ICT – Jakarta. Kasus IM2 diprediksi akan berimbas pada kelangsung hidup ribuan warnet di seluruh Indonesia, karena apabila pengadilan memutus bersalah, akan berimbas pada Internet Service Provider lainnya yang akhirnya mematikan seluruh warnet.

"Saat ini semua mitra yang menggunakan jasa ISP dari IM2 khan resah juga,  belum lagi jika malapetaka ini jadi kenyataan, karena dampaknya akan menular pada ISP yang lain,  yang juga kerjasama dengan operator jaringan telekom. Nah ini yang dikawatirkan menjadi kiamat Internet," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Warnet Rudi Rusdiah kepada Telkomedia.

Menurut Rudi, warnet tumbuh pesat di perdesaan. Data dari APW, Warnet diperdesaan jumlahnya meningkat ribuan dalam beberapa tahun belakangan ini, karena banyaknya  program pemerintah seperti Wardes, program PLIK, program MPLIK dll.

Belum lagi di daerah Sub-Urban masih banyak tumbuh, kadang dalam bentuk game center. Kalau dipusat perkotaan daerah urban, tambahnya, memang warnet banyak yang terancam dan yang terjadi produk substitusi dari berbagai gadget seperti smartphone (BB menjadi awalnya), Tablet bahkan mobile computing.
"Yang saya heran data dari studi Google bisa menyebut angka 260,000 warnet..mungkin maksudnya jumlah PCnya (IP terminal), jadi kalau rata rata 8 – 10 PC, yah mendekati angka APW yg perkirakan 15,000 -20,000 warnet," tuturnya.

Rudi mengungkapkan, warnet diperkotaan selama ini sudah kesulitan karena harus bersaing dengan gadget akses Internet. Kalau warnet di daerah kesulitannya infrastruktur termasuk telekomunikasi dan listrik, dimana majoritas pakai frekwensi sharing (2,1Ghz, Wifi Abg, WLAN, VSAT, dst).

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *