Search
Senin 26 Agustus 2019
  • :
  • :

Indonesia Terdepan di Asia Pasifik dalam Transaksi E-Commerce Melalui Perangkat Mobile

 

MAJALAH ICT – Jakarta. Indonesia menjadi yang terdepan dalam transaksi perdagangan elektronik melalui perangkat bergerak (mobile commerce) di kawasan Asia-Pasifik pada kuartal III-2016 ini. Demikian kesimpulan riset Criteo, perusahaan teknologi kinerja pemasaran, yang dikemas dalam tema Q3 2016 State of Mobile Commerce Report. Survei yang menyoroti tentang kebiasaan konsumen dalam berbelanja di kawasan Asia-Pasifik itu disampaikan oleh Executive Managing Director Criteo Asia-Pasifik Yvone Chang.

Disebutkan, transaksi melalui perangkat bergerak seperti smartphone, tablet, dan laptop dari Indonesia telah mencapai 68% dari total transaksi e-commerce. Sedangkan transaksi e-commerce sisanya dilakukan melalui komputer (desktop). Posisi Indonesia ini mengalahkan Taiwan yang sebesar 60%.

Dijelaskan Chang, transaksi e-commerce di Indonesia melalui perangkat mobile didominasi oleh perangkat smartphone yang telah mencapai 88% dibandingkan dengan tablet, atau pun perangkat lainnya. “Hal itu menjadikan Indonesia sebagai negara dengan adopsi tercepat dan juga tertinggi perangkat mobile di kawasan Asia Tenggara. Dan ini untuk pertama kalinya, aplikasi mobile menikmati nilai pemesanan yang lebih tinggi daripada desktop dan mobile web, dengan rata-rata 127 dolar dibelanjakan melalui aplikasi mobile dibandingkan 100 dolar melalui desktop, dan 91 dolar melalui mobile web,” jelasnya.

Diuraikannya, peningkatan kemakmuran dan infrastruktur teknologi telah memungkinkan lebih banyak orang untuk memiliki telepon seluler (ponsel) pintar dan terhubung secara online. Karena itu, hanya masalah waktu, wilayah Asia-Pasifik akan mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin global dalam transaksi mobile commerce. Ditambahkannya, mobile commerce telah mencapai titik krusialnya dan melebihi pembelian melalui desktop ketika peritel regional di kawasan Asia-Pasifik terus berinvestasi di platform mobile shopping. Namun, para peritel juga harus selangkah lebih maju, serta menciptakan pengalaman mobile dan pengalaman lintas-perangkat yang tanpa kendala, sehingga penggunanya merasa nyaman selama proses pembelian melalui jalur digital.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *