Search
Minggu 15 Desember 2019
  • :
  • :

Ini Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan PC dan Mobile Gamers

MAJALAH ICT – Jakarta. Industri game di Indonesia terus bertumbuh dengan pesat. Menurut data dari Newzoo[1] pada tahun 2017, jumlah gamer di Indonesia mencapai 43,7 juta orang dan jumlah pendapatan dari sektor game mencapai 879,7 juta dollar. Saat ini, Indonesia merupakan pasar terbesar ke-16 di dunia dalam bidang gaming. Gamer di Indonesia didominasi oleh pemain laki-laki berusia 21-35 tahun (26%), 10-20 tahun (21%), dan pemain perempuan berusia 21-35 tahun (21%).

Untuk pertama kalinya, e-Sports menjadi cabang olahraga di Asian Games 2018 dan akan didemonstrasikan juga pada Olimpiade Tokyo 2020. Baru-baru ini, pada tanggal 13-14 Juli 2019, BEKRAF juga telah mengadakan BEKRAF Game Prime, acara yang diklaim sebagai konferensi & pameran gaming terbesar di Indonesia.

Dalam dunia gamer, gangguan lag atau kelambatan saat loading merupakan hal yang sangat dibenci oleh para pemain. Karena itu, kali ini, Western Digital akan memaparkan 4 kesalahan umum yang wajib dihindari oleh PC dan mobile gamers:
Untuk PC Gamer:

1. Masih Menggunakan Penyimpanan HDD, bukan SSD
Jika dibandingkan dengan Hard-Disk Drive (HDD), Solid-State Drive (SSD) memiliki kecepatan transfer data yang jauh lebih tinggi untuk mengoperasikan game dengan lebih cepat. Sebagai contoh, WD Black SN750 NVMe SSD dengan performa tinggi dari Western Digital sudah memiliki kecepatan sequential read hingga 3.470MB/detik, sehingga pemain tidak perlu lagi menunggu lama untuk loading game seberat apapun.

2. Menjalankan Terlalu Banyak Program saat Bermain
Semua program yang dioperasikan pada komputer akan memakan kapasitas PC dan menyebabkan lag saat bermain, entah itu program browser, musik, ataupun fungsi yang lain. Solusinya, tekan Ctrl+Shift+Esc untuk membuka Task Manager dan melihat program apa yang sedang berjalan, kemudian tutuplah program yang tidak diperlukan agar loading game bisa lebih lancar dan cepat.

Untuk Mobile Gamer:

3. Menyimpan Terlalu Banyak Data di Memori Smartphone
Menurut AppAnnie, rata-rata pengguna smartphone memiliki 80 aplikasi di ponsel, namun hanya 40 aplikasi yang digunakan setiap bulannya. Aplikasi gaming adalah kategori paling populer di Google Play pada tahun 2016-2019. Aplikasi gaming tercatat sudah diunduh sebanyak 7 milyar kali, 7 kali lebih banyak daripada aplikasi sosial media dan komunikasi.[2]

Beberapa cara menghemat memori HP seperti uninstall aplikasi yang tidak diperlukan. Terlalu banyak aplikasi pada HP dapat memakan daya CPU, memakan RAM, dan membuat perangkat menjadi lambat. Uninstall atau disable aplikasi yang jarang digunakan untuk menghemat memori. Gunakan kartu microSD untuk menyimpan foto, video, atau pindahkan file-file tersebut ke perangkat seperti SanDisk Dual Drive agar tidak membebani memori internal HP. Gunakan kartu SanDisk Extreme A2 microSD untuk menyimpan gaming data yang berat. Kartu memori ini memiliki kecepatan baca hingga 160 Mb/detik yang membuat loading game super cepat.

4. Lupa Update OS
Notifikasi untuk meng-update operating system (OS) rasanya selalu muncul di saat yang kurang tepat. Padahal, OS versi terbaru berguna untuk melindungi HP dari masalah keamanan dan dapat mempercepat performanya. Pastikan HP-mu selalu menjalankan versi OS yang terbaru agar sesi bermain game tidak menjadi lemot.

Western Digital sebagai pemimpin global dalam solusi penyimpanan siap untuk membawa gaming ke level yang lebih tinggi. Western Digital memberikan gaming experience yang lebih mulus untuk PC dan HP dengan kehadiran produk seperti WD Black SN750 NVMe SSD dan SanDisk Extreme A2 MicroSD card.
Lakukan tips dan trik ini untuk mengoptimalkan gaming experience-mu. Siapa tahu kamu bisa menjadi atlet e-Sport berikutnya dari Indonesiau

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *