Search
Sabtu 18 Januari 2020
  • :
  • :

Kalah dalam Kasus Surat Edaran Larangan Siaran Partai Politik di PTUN, KPI Ajukan Banding

MAJALAH ICT – Jakarta. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengabulkan gugatan atas keluarnya Surat Edaran Larangan Siaran Iklan Partai Politik. Komisioner KPI Pusat Koordinator bidang Pengawasan Isi Siaran, Hardly Stefano Pariela mengatakan KPI telah bersepakat untuk mengajukan banding. Hal tersebut disampaikan Hardly usai rapat penjatuhan sanksi di kantor KPI Pusat.

“KPI menyayangkan putusan PTUN meski tetap menghormati keputusan hakim tersebut”, ujar Hardly. Hal ini dikarenakan keberadaan surat edaran tersebut merupakan upaya KPI dalam rangka melindungi publik dari penggunaan frekuensi siaran untuk kepentingan kelompok  dan kepentingan partai politik tertentu.

Surat edaran KPI yang melarang siaran iklan partai politik digugat oleh Partai Berkarya dan Partai Pengusaha Indonesia di PTUN. Hasil sidang PTUN yang diselengarakan pada 3 Oktober lalu itu, mengabulkan gugatan dan menyatakan surat edaran tidak berlaku sampai ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap.

Padahal, ujar Hardly, surat edaran KPI ini pada dasarnya bertujuan mendorong lembaga penyiaran menciptakan iklim penyiaran yang independen, berimbang dan netral, sebagaimana  yang diperintahkan oleh Undang-Undang.  Apalagi, KPI sebagai perwakilan publik juga harus mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang menyampaikan keluhan dan keberatan atas siaran-siaran iklan politik di luar tahapan kampanye.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *