Search
Senin 27 Mei 2019
  • :
  • :

Kecerdasan Buatan Diyakini Google Tidak akan Menggantikan Peran Dokter


MAJALAH ICT – Jakarta. Para peneliti dan ilmuwan data pekan lalu meluncurkan kegunaan baru untuk Artificial Intelligence (AI) di Langone Health Tech Conference Universitas New York tetapi mengatakan bahwa itu akan lama sebelum robot dan teknologi AI dapat menggantikan dokter ahli.

Phillip Nelson, direktur teknik di Google Research mengatakan bahwa AI baru tidak akan menggantikan kebutuhan akan dokter manusia. “Orang-orang berbicara tentang ‘AI akan menghilangkan pekerjaan dokter.’ Tidak sama sekali. Kami akan mendorong permintaan dokter, “katanya.

Konferensi tersebut membahas bagaimana AI dapat membantu dokter dalam mengidentifikasi apakah seseorang memiliki penyakit atau kelainan tertentu.

AI, misalnya, dapat menilai apakah seseorang menderita Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) dengan menganalisis pola suara mereka. PTSD terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk pulih dari peristiwa traumatis, seperti perang dan biasa terjadi di kalangan veteran militer AS. Sampai sekarang, PTSD umumnya didiagnosis dengan cara penilaian diri atau wawancara klinis.

Teknologi AI yang digunakan untuk mengidentifikasi PTSD ini dikembangkan melalui alat statistik “hutan acak” dan alat pembelajaran mesin yang memungkinkan AI mempelajari cara mengklasifikasikan individu berdasarkan contoh-contoh yang dipelajari, seperti wawancara di masa lalu dengan veteran veteran yang menderita PTSD, matematika dan aturan pengambilan keputusan.

AI juga dapat mengungkapkan apakah pasien memiliki retinopati diabetik, yang dapat menyebabkan kebutaan. Nelson mengatakan bahwa AI dapat menyaring pasien sehingga mereka dapat mengetahui sebelumnya apakah mereka perlu ke dokter atau tidak.

“Jika saya pergi ke sebuah desa di Thailand dan India untuk memeriksa orang-orang, mereka tidak ingin hanya mengetahui apakah mereka menderita retinopati diabetik. Mereka ingin tahu apakah mereka perlu ke dokter,” katanya.

AI pada akhirnya akan dapat membuat proses pergi ke dokter manusia lebih efisien dengan menyaring pasien untuk kemungkinan penyakit sebelum pengangkatan mereka.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *