Search
Minggu 29 Maret 2020
  • :
  • :

KPI Pusat akan Gelar Konferensi Penyiaran Indonesia pada Awal September

MAJALAH ICT – Jakarta. Komisi Penyiaran Indonesia akan menggelar Konferensi Penyiaran Indonesia pada awal September 2020 mendatang. Konferensi yang akan mempertemukan pemangku kepentingan bidang penyiaran itu akan membahas dinamika media penyiaran dan dampak digitalisasi media di berbagai bidang kehidupan.

“Kami mendukung penuh kegiatan Konferensi Penyiaran Indonesia yang dipusatkan di Makassar pada bulan September 2020. Kegiatan ini sangat positif karena itu kita kolaboratif untuk menyukseskan acara tersebut,” tutur Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menerima kunjungan Komisioner KPI Pusat Yuliandre Darwis di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (13/03/2020). 

Menurut Gubernur Nurdin Abdullah, perkembangan media dan teknologi penyiaran membawa dampak di berbagai bidang kehidupan membutuhkan perhatian berbagai pihak. “Kita bersama ingin adanya program siaran yang semakin berkualitas, memiliki inovasi dan kreativitas konten yang baik dan mengangkat potensi-potensi yang dimiliki bangsa ini,” jelas Nurdin Abdullah seraya menyatakan kesiapan mendukung penyelenggaraan Konferensi Penyiaran Indonesia sebagai tuan rumah.

Upaya mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam konferensi itu, menurut Yuliander Darwis ditujukan untuk mensinergikan pemikiran dan gerak langkah dalam membangun penyiaran di Indonesia. “Kerja sama ini bertujuan untuk mensinergikan berbagai stakeholders yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan dunia penyiaran Indonesia,” tandasnya.

Menurut Yuliandre Darwis, kegiatan ini akan diisi dengan berbagai rangkaian acara, seperti call for papers dari para ilmuwan maupun praktisi. “Kajian mengenai topik penyiaran, omnibus law dengan memasukkan nomenklatur penyiaran, Undang-Undang No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran yang masuk Program Legislasi Nasional (prolegnas) tahun 2020, ” jelasnya.

Selain itu, menurut Yuliandre, konferensi juga akan membahas tentang seputar teknologi mutakhir penyiaran. “Saatnya Indonesia bicara tentang siaran baik,” ungkapnya. 

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *