Search
Minggu 25 Oktober 2020
  • :
  • :

Lebih Dari 80 Persen Siswa Kelas 12 SMA Bimbingan Persada Capital Investama, Adaro Foundation, dan Ruangguru Diklaim Lolos ke Perguruan Tinggi Negeri Pilihan

MAJALAH ICT – Jakarta. Sebanyak lebih dari 80% siswa kelas 12 SMA bimbingan Persada Capital Investama, Adaro Foundation, dan Ruangguru diklaim berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) pilihan, setelah mendapatkan beasiswa dan pendampingan belajar dalam program Indonesia Learning Fellowship (ILF) dalam kurun waktu Oktober 2019 hingga September 2020.

“Prestasi ini tidak mungkin akan tercapai tanpa adanya semangat dan komitmen dari adik-adik selama satu tahun ini, apalagi mengingat kendala jaringan yang kita semua alami. Tahun 2020 memang penuh tantangan bagi kita semua, khususnya bagi pelajar di seluruh dunia. Namun saya berharap adik-adik dan kita semua dapat melihat pandemi ini bukan sebagai halangan, melainkan sebagai katalis untuk gagasan baru dan kreativitas dalam menuntut ilmu yang lebih tinggi,” ucap Arini Subianto, Direktur Utama Persada Capital Investama, dalam acara penutupan ILF Kabupaten Balangan yang dilaksanakan secara virtual.

“Kami memberikan apresiasi dan kami sambut gembira karena program ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan bahwa di bawah kepemimpinan, kita sangat concern dan peduli terhadap pendidikan. Kegiatan ini terasa sangat sesuai dengan kondisi kita pada saat ini dimana kita dihadapkan dengan pandemi COVID-19. Oleh karena itu apa yang telah dilakukan oleh Ruangguru sangat kondusif sekali dalam mengembangkan sistem pembelajaran daring atau online,” ucap H.M Effendi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.

Sejumlah 1.200 siswa penerima ILF tersebar di enam kabupaten/kota yakni Banjarbaru, Balangan, Tabalong, Rejang Lebong, Kupang, dan Lombok Utara. Dari 1.200, 721 di antaranya mendaftar untuk masuk PTN, dan 577 siswa berhasil diterima. Dengan demikian, tingkat penerimaan PTN siswa ILF mencapai lebih dari 80%, hampir 4x lebih tinggi dibanding tingkat penerimaan PTN siswa secara nasional (22,16%). 

Selama satu tahun, para siswa ILF mendapatkan konseling, webinar, try out berkala, serta pertemuan tatap muka untuk persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan ujian masuk PTN. Mereka juga mendapatkan akses gratis terhadap ratusan ribu video belajar beranimasi, latihan soal, kuis, rangkuman, dan infografis, konsultasi belajar bersama tutor dan fasilitator, serta kelompok belajar dan berjejaring, semua diakses dalam aplikasi belajar Ruangguru. 

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Terlepas dari tingginya persaingan untuk masuk ke dalam PTN yang semakin sulit setiap tahunnya, namun adik-adik telah membuktikan sendiri bahwa kerja keras, ketekunan itu pasti akan membawa hasil. Jadi kita patut bangga, tetapi ini baru awal dari perjalanan, karena konsistensi adalah hal terpenting untuk mencapai cita-cita,” ucap Belva Devara, Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru.

Program ILF merupakan salah satu inisiatif Ruangguru untuk menghadirkan solusi dalam tantangan pendidikan di Indonesia kepada komunitas dan lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Nida Yulianti, alumni SMAN 2 Paringin yang sudah diterima di Universitas Brawijaya dan mendapatkan penghargaan Regional Best Student, mengatakan, “Sistem pembelajaran dalam program ILF sangat menarik. Materi belajar di dalam aplikasi sangat beragam. Mulai dari video hingga berbagai macam kuis mingguan yang membuat kita termotivasi dan semangat untuk terus belajar. Setiap hari minimal aku pasti belajar menggunakan aplikasi Ruangguru selama 30 menit untuk menyiapkan diri aku di berbagai macam ujian. Oleh karena itu aku mengucapkan terima kasih kepada Ruangguru, Adaro Foundation, dan Persada Capital Investama.”

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *