Search
Sabtu 24 Juni 2017
  • :
  • :
cover-54-2017-300x200

Majalah ICT Edisi No.54-2017

Ekonomi dunia sedang berubah. Ekonomi yang tadinya lebih ke ekonomi industri, kini memasuki apa yang disebut sebagai ekonomi digital. Demikian juga pergerakan keuangan, yang tadinya masyarakat lebih banyak menggunakan uang cash, menjadi masyarakat dengan sedikit uang cash beredar. Peran teknologi keuangan yang mengarah pada digitalisasi keuangan menjadi hal yang tak asing lagi, dan bahkan semua nantinya akan serba klik atau tap saja. Adopsi teknologi keuangan atau financial technology yang kerap disebut fintech ini akan menjadi Laporan Utama Majalah ICT Edisi No.54-2017. Potensi perkembangan dan tantangan fintech akan dikupas mendalam di edisi Majalah ICT yang terbit dalam dua bahasa ini, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Selain soal fintech, kami juga akan mengulas mengenai rencana pemerintah untuk melelang frekuensi di rentang 2,1 GHz dan 2,3 GHz, termasuk siapa yang berminat dan harapan pemangku kepentingan terhadap lelang frekuensi yang akan memberikan kontribusi signfikan untuk menambah pundi-pundi negara ini. Walaupun, di sisi lain, lelang khususnya frekuensi 2,3 GHz juga akan mendapat hambatan menyusul keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memenangkan gugatan salah satu penyelenggara jaringan telekomunikasi.

Dari sektor penyiaran, diulas juga bagaimana perhelatan Konferensi Internasional dan Pertemuan Tahunan ke-5 OIC Broadcasting Regulation Authorities Forum (IBRAF) yang menghasilkan Deklarasi Bandung tentang Peran Media dalam Mempromosikan Toleransi dan Memerangi Terorisme dan Islamophobia. Sementara itu, kelahiran ponsel baru BlackBerry Aurora tentu tidka bisa diabaikan begitu saja, mengingat ponsel ini digelontorkan oleh perusahaan dalam negeri PT BB Merah Putih yang mendapat lisensi dari BlackBerry. Kelahiran ponsel BlackBerry Aurora dapat Anda baca di rubik Gadget .
Di rubrik E-Bisnis, Anda dapat juga membaca laporan Spire Research and Consulting, perusahaan riset dan konsultasi bisnis global yang berbasis di Singapura, bekerja sama dengan perusahaan riset dan media bisnis teknologi terkemuka TechnoBusiness Indonesia, memetakan ada lima alasan kuat mengapa perusahaan-perusahaan e-commerce global harus masuk ke pasar Indonesia. Semoga ini menjadi bahasa menarik mengingat dalam satu dekade terakhir Indonesia menjadi incaran perusahaan-perusahaan e-commerce dan pemodal ventura (venture capital) global.

Pembaca Majalah ICT yang budiman,

Semua informasi tersebut kami hadirkan untuk Anda, agar dapat terus mengikuti perkembangan terkini bisnis, regulasi maupun aktivitas teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Jika Anda memiliki masukan, pertanyaan maupun proposal kerja sama, jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi kami melalui email redaksi@majalahict.com atau melalui formulir kontak Redaksi yang tersedia di situs resmi Majalah ICT www.majalahict.com.

Unutk membaca Majalah ICT edisi No.54-2017, silakan klik di sini.

Selamat membaca, semoga ICT Indonesia makin jaya.




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *