Search
Kamis 22 Oktober 2020
  • :
  • :

Mengenal Lebih Dekat Rara Wilis: Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga

MAJALAH ICT – Jakarta. Tak sia-sia Majalah ICT menunggu cukup lama di depan Coffee Shop Liberica di kawasan Pacific Place, karena begitu datang, Rara Wilis, Direktur Marketing Aora TV sekaligus pemilik kafe Liberica menjamu dengan berbagai kopi dan makanan favorit.

Dari ngobrol kesana kemari diketahui bahwa industri televisi berbayar memang tengah berkembang, pasar yang belum tergarap pun sangat banyak. Meski kue bisnis nya di daerah digerogoti penyelenggara tv berbayar illegal yang menjual dengan harga murah, Rara meyakinkan pasarnya masih sangat luas.

"Bayangkan, survei terakhir akhir tahun lalu menunjukkan televisi yang beredar di masyarakat sudah mencapai 60 juta unit, di 40 juta rumah tangga. Artinya, dari jumlah pelanggan televisi berbayar yang mencapai dua juta orang, tentu potensi pasarnya masih luar biasa besar,” tutur ibu berputra satu tersebut.

""Apalagi kalau penyelenggara televisi berbayar illegal itu ditindak, pasti perkembangannya makin booming. Bayangkan, hampir setengah pelanggan televise berbayar adalah milik operator illegal tersebut.

Rara menceritakan dirinya terjun ke bisnis televisi berbayar secara total setelah puluhan tahun berkecimpung di dunia telekomunikasi, Trikomsel dan First Media. Rara mengaku keliling Indonesia untuk mengetahui potensi pasar TV digital.

"Kalau menjalankan sesuatu, saya tidak bisa setengah-setengah, harus total, termasuk membuat coffe shop ini. Bahkan untuk coffe shop ini, saya mengadakan studi banding ke berbagai Negara di dunia, sehingga dari yang sama sekali tak tahu kopi, saya dan suami sudah sangat hafal cita rasa kopi, asalnya darimana, cara pembuatannya gimana, dan sebagainya,” tutur Rara.

Penyuka film yang mengaku setiap hari minum minimal segelas kopi itu telah membuka coffe shop di lima tempat, diantaranya di Pacific Place, Gandaria City, dan yang akan dibuka adalah di Cilandak Town Square.

Selain total, kunci sukses Rara dalam pekerjaannya adalah banyak bertanya. "Kadang kalau sudah memiliki kedudukan di perusahaan, seseorang gengsi bertanya. Kalau saya, daripada salah jalan atau disebut sok tahu, lebih baik bertanya,” katanya.

Cita-cita Rara yang belum kesampaian hingga saat ini adalah menjadi ibu rumah tangga. "Anak saya saat ini berusia 5,5 tahun, butuh perhatian dari ibunya, apalagi kalau nanti SMP, butuh perhatian yang ekstra,” tutupnya. (majalahICT/Arif Pitoyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *