Search
Senin 21 September 2020
  • :
  • :

Menguasai Penargetan Ulang Seluler agar Unggul di Industri E-Commerce

MAJALAH ICT – Jakarta. Dengan meningkatnya penggunaan e-commerce, terutama di masa pandemi COVID-19 dimana konsumen banyak melakukukan belanja online, termasuk melalui app mobile, aplikasi belanja menujukkan peningkatan yang masif. Asia Tenggara masih menjadi area yang menarik untuk ekonomi digital dan menurut studi Bain & Company yang melibatkan 12,965 responden dari Asia Tenggara, jumlah konsumen digital telah meningkat dari hanya 22% dari populasi (90 juta) di tahun 2015 menjadi 58% (250 juta) di 2018, dan diharapkan akan terus meningkat hingga 310 juta di tahun 2025.

Ini merupakan saat yang tepat untuk berinvestasi pada iklan berbayar karena belanja konsumen meningkat dan pengguna semakin tertarik menggunakan aplikasi untuk berbelanja. Pemasar sebaiknya tidak hanya berfokus untuk menarik pelanggan baru, tetapi juga untuk berupaya untuk mempertahankan pelanggan yang ada.

Alasan kenapa penargetan ulang penting

Penargetan ulang seluler merupakan kunci untuk mempertahankan pelanggan terbaik, paling bernilai agar tetap tertarik dan terus menggunakan aplikasi. Dengan menayangkan iklan yang ditargetkan bagi pengguna yang telah diakuisisi, pemasar dapat melakukan pelibatan ulang dan menarik pengguna tersebut agar kembali menggunakan aplikasi setelah sebelumnya berhenti atau memberikan insentif dan penawaran khusus bagi mereka.

Penargetan ulang sangat relevan bagi kondisi saat ini. Walaupun app economy secara umum tetap tangguh di tengah pandemi COVID-19, ternyata kinerja aplikasi e-commerce justru kurang baik. Seperti yang disampaikan dalam laporan Adjust yang baru diterbitkan, Laporan Tren Aplikasi, jumlah instalasi aplikasi e-commerce menurun sebesar 12% dari minggu-ke-minggu pada bulan Maret 2020 karena banyak perusahaan berhenti memasang iklan. Selain itu, jumlah instalasi berbayar menurun sebesar 35% dari bulan Maret ke April.

Akan tetapi, perusahaan telah meningkatkan upaya mereka dengan berfokus pada pelibatan ulang pengguna. Dengan membandingkan data pada minggu terakhir di bulan Maret dan minggu terakhir di bulan April, kami menemukan bahwa jumlah pengguna yang kembali menggunakan platform e-commerce favorit mereka telah meningkat sebesar 43%, sebagai hasil dari kampanye berbayar akhirnya pengguna sudah siap untuk berbelanja lagi.

KPI apa yang paling penting bagi kampanye penargetan ulang?

Sama halnya dengan semua strategi pemasaran, Anda perlu memahami tujuan dan cara mengukur kesuksesan dengan baik sebelum melakukan penargetan ulang pengguna. KPI umum untuk kampanye penargetan ulang berfokus pada pendapatan dan laba, seperti biaya per pemesanan dan biaya per penjualan. Anda harus menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut saat menyusun KPI penargetan ulang berapa total belanja pengguna saat kembali menggunakan aplikasi, apakah pengguna tersebut hanya membeli sebuah produk atau membeli lebih dari satu produk dan berapa nilai rata-rata keranjang belanjaan.

Dengan semua informasi ini, Anda akan dapat menyusun profil lebih baik mengenai pengguna yang bernilai tinggi versus pengguna yang bernilai rendah dengan lebih akurat. Laba atas Belanja Iklan, atau ROAS, adalah salah satu KPI kunci untuk penargetan ulang. Berapa total belanja versus laba yang Anda peroleh sebagai seorang pemasar? KPI penargetan ulang cenderung kurang berfokus pada penjualan langsung dan lebih berfokus pada lifetime value, yang tidak hanya menggabungkan pendapatan saja tetapi juga tingkat pengguna yang berhenti menggunakan aplikasi.

Kunci untuk mencapai KPI dan melakukan penargetan ulang yang berdampak adalah dengan mengenal pengguna dan secara efektif melakukan segmentasi pengguna. Ini bisa jadi membuat pengumpulan data yang diperlukan oleh mitra untuk melakukan kampanye penargetan ulang mungkin akan sulit untuk dilakukan, tetapi tools yang tepat akan sangat membantu. Misalnya, tools seperti Audience Builder Adjust dapat menentukan audience dengan menggunakan data Anda dan langsung mengambil tindakan.

Saat hal-hal detail sudah dipastikan dengan baik, penargetan ulang akan mendorong pertumbuhan dalam mendapatkan pengguna yang loyal dan membantu pemasar untuk memanfaatkan anggaran secara lebih efisien. Ini adalah strategi yang sudah terlalu lama tidak dimanfaatkan secara maksimal, dan pemasar yang cerdas adalah pemasar yang menguasai seni cara agar mereka bisa lebih unggul dari kompetitor.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *