Search
Senin 1 Maret 2021
  • :
  • :

Menteri Digital ASEAN mengadopsi 2021 ASEAN-Japan ICT Work Plan, Indonesia Tekankan Aspek Keamanan dan Kedaulatan Data

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Digital ASEAN mengadopsi 2021 ASEAN-Japan ICT Work Plan yang dapat berkontribusi pada tercapainya program prioritas di bawah ASEAN Digital Masterplan 2025.

Dalam aspek implementasi teknologi 5G, keamanan siber dan pemanfaatan teknologi untuk kesehatan, Menteri Komunikasi dan Infomatika Johnny G. Plate menekankan aspek keamanan dan kedaulatan data.

“Arahnya menuju pembangunan komunitas digital dan blok ekonomi, yang kekuatannya bertopang pada pelayanan teknologi, dan ekosistem yang aman dan transformatif,” tuturnya usai Sesi Dialog Virtual Menteri Digital ASEAN dengan Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Masayoshi Shintani dalam 1st ASEAN Digital Ministers’ Meeting (ADGMIN), dari Jakarta.

Menteri Johnny menegaskan pentingnya Masterplan Digital ASEAN 2025 untuk memandu jalan menuju masyarakat digital ASEAN. Oleh karena itu, Menteri Kominfo mengusulkan Rencana Kerja TIK ASEAN-Jepang selaras dengan prioritas nasional Indonesia.

“Pertama, membangun infrastruktur digital 4G di seluruh Indonesia dan penyebaran awal jaringan 5G. Kedua, menjunjung tinggi keamanan siber yang menopang keamanan dan keandalan data serta infrastruktur digital. Dan ketiga memanfaatkan teknologi digital di bidang kesehatan, termasuk pengelolaan Covid-19 dan vaksinasi,” ungkapnya.

Menteri Johnny meyakini konektivitas yang kuat merupakan prasyarat transformasi digital untuk memperkuat kapasitas ekonomi di kawasan ASEAN. Adapun dalam pengelolaan data yang memiliki nilai ekonomis signifikan, diperlukan kerangka yang disepakati bersama.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa data memiliki nilai ekonomi yang signifikan, yang harus didukung oleh kerangka khusus tentang arus data lintas batas. Lebih penting lagi, penghormatan terhadap perlindungan data pribadi, serta prinsip resiprokal, fairness, lawfulness, dan transparency merupakan hal mendasar dalam setiap platform kerja sama,” tandasnya.

Bersama para Menteri Digital ASEAN, Menteri Kominfo mengapresiasi dukungan yang telah diberikan Jepang dalam berbagai sektor kerja sama. “Termasuk pengembangan 5G, pengembangan Guideline and Common Standard of smart Notification System for Natural Disaster, serta ASEAN-Japan Symposium on ADM 2025,” ungkapnya. 

Menurut Menteri Johnny, para Menteri Digital ASEAN juga mengapresiasi kerja sama praktis yang tertuang dalam program pelatihan untuk keamanan siber. “Saya menyampaikan penghargaan yang tulus atas kemitraan strategis yang telah terjalin lama dan berkelanjutan antara ASEAN dan Jepang. Hal yang menggembirakan mengingat bahwa ASEAN dan Jepang telah mencapai banyak prestasi, terutama di bidang digital,” tuturnya.

Ke depan, Menteri Kominfo mengharapkan kerja sama ASEAN dan Jepang makin terjalin dengan baik. “Saya berharap kerjasama antara ASEAN dan Jepang terus terjalin dengan baik, dan bersama-sama kita dapat membangun masyarakat digital yang aman, inklusif dan transformatif,” harapnya.

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *