Search
Jumat 13 Desember 2019
  • :
  • :

Meski Dianggap Maladministrasi, Paripurna DPR Tetap Kukuhkan 9 Anggota KPI Terpilih

MAJALAH ICT – Jakarta. Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) menyetujui dan mengukuhkan sembilan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Periode 2019-2022. Sembilan nama terpilih  telah melalui uji kelayakan dan kepatutan Komisi I DPR RI, beberapa waktu lalu. Pemilihan anggota KPI ini sendiri sebelumnya ramai karena Ombudsman RI menyebut ada maladministrasi dalam seleksi ini yang dilakukan panitia seleksi.

Sebelum mendapat persetujuan rapat, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya Yudha, menyampaikan terlebih dahulu laporan terkait pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan Anggota KPI Pusat. Menurutnya, pelaksanaan tersebut berlangsung lancar dan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Setelah uji kepatutan dan kelayakan dilakukan pada tanggal 8-10 Juli 2019, Komisi I melakukan rapat internal untuk memilih Komisioner. Akhirnya, memutuskan 9 komisioner KPI dengan pemungutan suara,” kata Satya.

Adapun sembilan Anggota KPI Pusat yang terpilih melalui pemungutan suara yaitu Nuning Rodiyah, Mulyo Hadi Purnomo, Aswar Hasan, Agung Suprio, Yuliandre Darwis, Hardly Stefano, Mimah Susanti, Irsal Ambia, dan Mohammad Reza.

Usai laporan dari Satya Yudha, rapat paripurna yang dipimpin, Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, langsung meminta persetujuan seluruh anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna ke 22 tersebut. Permintaan tersebut langsung disetuji anggota dewan yang hadir.

Dengan adanya persetujuan dari anggota dewan itu, Agus pun langsung mengetok palunya sebagai pertanda sembilan nama itu diputuskan untuk menjadi Anggota KPI Pusat Periode 2029-2022.

 

Sembilan Anggota KPI Pusat terpilih itu ialah Nuning Rodiyah (49 suara), Mulyadi Hadi Purnomo (49), Aswar Hasan (47), Agung Suprio (44), Yuliandre Darwis (43), Hardly Stefano (42), Irsal Ambia (41), Mimah Susanti (33), Mohammad Reza (29).

Sementara itu, tiga nama cadangan ialah Ubaidillah (24), Imam Wahyudi (14), dan Dayu Padmara Rengganis (9).

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *