Search
Minggu 15 Desember 2019
  • :
  • :

Panja PLIK-MPLIK DPR akan Blusukan ke-3 Wilayah

MAJALAH ICT – Jakarta. Untuk mendapat fakta terkait dengan pembangunan Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) dan Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK), Panja PLIK dan MPLIK DPR akan blusukan ke beberapa wilayah mengecek hasil perkembangan PLIK dan MPLIK.

Hal itu setelah Komisi I DPR merasa tidak puas dengan penjelasan Kementerian Komunikasi dan Informasi terkait pembangunan PLIK dan MPLIK. Sehingga, Panja merasa perlu mengecek langsung ke lapangan realisasi PLIK dan MPLIK. Menurut rencana, Minggu ini, sejumlah anggota Panja PLIK-MPLIK melakukan kunjungan kerja (Kunker) spesifik ke Sulawesi Tenggara dan Bangka Belitung.

Menurut Husnan, Panja ingin melihat secara langsung program PLIK-MPLIK yang telah menelan anggaran triliunan rupiah. "Komisi I mencium kejanggalan dalam realisasi program PLIK-MPILK. Misalnya, dana yang terkumpul dalam USO setiap tahun tak jelas digunakan untuk apa saja. DPR hanya dapat laporan soal program di Kemenkominfo, tapi tidak ada penjelasan tentang sumber dan peruntukannya," sesal Husnan.

Husnan bersama Lily Wahid (Fraksi PKB) dan M Oheo Sinapoy (F-PG) berangkat ke Sulawesi Tenggara. Sementara, rombongan lainnya akan menyambangi Bangka Belitung. Rombongan dipimpin Ketua Panja PLIK-MPLIK Evita Nursanty, didampingi Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati (Fraksi Partai Hanura) dan Helmi Fauzy (Fraksi PDIP).

Selanjutnya, Panja PLIK-MPLIK berencana melakukan kunker spesifik ke Jawa Barat pada pekan depan. Husnan menjelaskan, kunker spesifik Panja PLIK-MPLIK ini bertujuan mencocokkan pemaparan Kemenkominfo dengan kondisi lapangan. Memastikan kebenaraan laporan Kemenkominfo bahwa program ini efektif berjalan dan banyak memberi manfaat bagi masyarakat di bawah di berbagai daerah. Sebab, banyak informasi yang masuk ke Komisi I bahwa sebagian data Kemenkominfo tidak sesuai dengan fakta. 

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui laman resmi Kementerian melaporkan perkembangan pengerjaan Program USO (Kewajiban Pelayanan Universal). Dari rekapitulasi yang disampaikan, terlihat ada target-target yang belum terpenuhi, tapi ada juga realisasi yang di atas target. Adapun realisasi yang di bawah target adalah realisasi Desa Berdering, yang ditargetkan 33.184 desa, namun realisasi hanya 31.092 desa.

Begitu juga untuk Desa Pinter, dimana tahap I ditargetkan 131 Desa dan di Tahap II ada 1.330 desa, namun realisasi baru 100 untuk Tahap I dan 98 untuk Tahap II.

Sementara untuk Pusat Layanan Internet Kecamatan, yang ditargetkan 5.748 kecamatan, realisasinya mencapai 5.939 kecamatan. untuk MPLIK Tahap I antara target dan realissi sama, 1.802. Sedangkan untuk Tahap II, 105 reliasasi masih kosong karena dalam tahap pengerjaan.

Berikut ini daftar lengkap rekapitulasi dimaksud per 5 Februari 2013:

 ""

 

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *