Search
Senin 23 Oktober 2017
  • :
  • :
jokowi-ekonomi-digital

Presiden: Tidak Ada Penurunan Daya Beli, yang Terjadi adalah Pergeseran dari Offline ke Online

MAJALAH ICT – Jakarta. Arus perubahan global yang semakin gencar berdampak pada sektor politik, ekonomi, sosial, dan media di hampir seluruh negara. Oleh karena itu, inovasi merupakan jawaban dari tantangan tersebut. Seperti dalam hal perdagangan yang berubah dari offline ke online. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Perubahan seperti ini tidak hanya mempengaruhi Indonesia tapi semua negara ini gagap hadapi inovasi sangat cepatnya. Lanskap ekonomi juga berubah, banyak yang sampaikan daya beli turun, setelah dicek detail, ada pergeseran offline ke online,” kata Presiden.

Ditambahkannya, kini tren pembelian secara online turut memengaruhi pergeseran budaya konsumen dalam membeli sebuah produk. “Kayak toko, ada yang tutup enggak sadar kalau offline itu sudah kalah dengan online karena di sini lebih murah. Demikian halnya dengan transaksi rumah tangga secara online yang tidak dapat dipantau seperti halnya di situs belanja online milik korporasi. Dua persen itu yang terdeteksi di Blibli.com, Mataharimall.com, Tapi yang jualan pribadi yang jutaan apa bisa dicek satu-satu? Makanan rumah tangga di Facebook dan Instagram apa bisa dipantau? Enggak bisa,” kata Jokowi.

Disampaikannya juga, perubahan juga terjadi di sektor media. 5 sampai 15 tahun akan terjadi pergeseran. Saat ini saja menurutnya, generasi milenial sudah mengakses media secara online. “TV pun menurut saya juga akan sama. Orang akan larinya ke Netflix, mau buka apa lihat videonya,” kata Presiden. Untuk itu juga meminta kepada para awak media untuk turut aktif memberikan narasi publik yang temanya kreativitas, optimisme, dan inovasi.

 

 




Tinggalkan Balasan