Search
Selasa 22 September 2020
  • :
  • :

Prihatin Temuan Konten Porno KPAI Panggil Manajemen WhatsApp, Tapi WA Mangkir

MAJALAH ICT – Jakarta. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin atas temuan konten pornografi dalam format gif yang beredar di Whatsapp (WA). Sebagai langkah proteksi ke anak-anak, KPAI memanggil manajemen WA Indonesia terkait temuan tersebut. Namun sayangnya, pengelola WhatsApp mangkir memenuhi panggilan KPAI.

Ketua KPAI Susanto mengatakan pihaknya telah mengagendakan pemanggilan perwakilan WhatsApp ‎Indonesia hari ini pada 12.00 WIB di Kantor KPAI. “KPAI sebagai lembaga negara yang mendapatkan mandat pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas dugaan tersedianya konten-konten yang mengandung muatan pornografi di media sosial,” katanya.

Dengan perkembangan teknologi seperti saat ini, banyak anak-anak yang dengan mudah mengakses ponsel. Susanto menegaskan anak-anak butuh dilindungi dari konten pornografi.

“Pembiaran anak-anak dekat dan dapat mengakses pornografi dengan mudah adalah bentuk pelanggaran. Oleh karena itu KPAI dalam waktu dekat akan mengundang manajemen WA untuk menyamakan persepsi dalam memberikan proteksi terhadap anak,” jelas Susanto.Susanto berharap WA maupun jejaring media sosial lainnya melindungi anak-anak dari muatan konten berbau pornografi. Apalagi anak-anak rentan sebagai korban kejahatan seksual.

“Berharap WA dan media sosial lain memiliki sistem proteksi internal yang maksimal, agar anak dapat dijauhkan dari segala konten yang memuat kejahatan pornografi. Termasuk melakukan berbagai tindakan dan kegiatan baik yang bersifat preventif maupun penanganan terkait dengan penghapusan konten-konten yang memuat pornografi,” tambahnya.

Namun, hingga pukul 13.00 WIB, pihak WhatsApp tidak ada yang hadir. Disebutkan, KPAI akan menyambangi kantor layanan pesan instan tersebut dalam waktu dekat. “Mereka sudah kami undang untuk hadir dan menjelaskan soal konten pornografi yang ada di layanannya. Tapi sampai saat ini, mereka tidak hadir juga. Jadi kami nanti yang akan datangi kantor mereka dalam waktu dekat ini,” tandasnya.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *