Search
Kamis 4 Juni 2020
  • :
  • :

Progate Perkenalkan Platform Pembelajaran Coding Daring

MAJALAH ICT – Jakarta. Progate hari ini resmi meluncurkan platform pembelajaran coding daring, lengkap dengan versi lokal untuk para pengguna di Indonesia. Progate hadir membawa misi “Coding untuk Semua” dan ingin menjangkau baik para penggemar TI maupun masyarakat awam, sehingga lebih banyak pengguna akan memiliki keahlian yang paling diminati di era industri 4.0, yaitu kreativitas, kepercayaan diri, mengasah keahlian berpikir secara kognitif dan kritis, serta mendapatkan akses terhadap materi pembelajaran coding kapanpun dan dimanapun dengan cara yang menyenangkan.

Belajar coding di Progate bisa dinikmati dengan sistem langganan bulanan dengan harga sangat terjangkau, mulai dari Rp 109.000*, yang menyediakan berbagai pelajaran coding ringkas dalam berbagai bahasa pemrograman, seperti HTML & CSS, Javascript, SQL, React, NodeJS dan bahasa-bahasa lainnya yang akan terus diperbaharui secara berkala.

“Coding dapat dipelajari dengan cara yang menyenangkan oleh semua orang dengan latar belakang yang berbeda. Belajar coding membangun kemampuan-kemampuan lainnya yang dibutuhkan di era industri 4.0 ini seperti melatih pemikiran kognitif, kritis membangun, menyelesaikan masalah secara mandiri, dan tentunya ketangkasan bahasa pemrograman, untuk menghasilkan solusi berbasis TI untuk kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan kebutuhan talenta digital dan akan membantu melahirkan generasi baru yang tidak hanya piawai programming tapi juga cinta dengan dunia programming,” Hal ini sejalan dengan semakin meningkatnya kebutuhan talenta digital dan membantu mencetak generasi baru Indonesia yang piawai programming,” ungkap Norman Ganto, Country Manager, Progate Indonesia.

Progate menawarkan setiap pengguna 1 (satu) materi pelajaran gratis di setiap bahasa pemrograman, dan ini dipilih menjadi metode utama demi menumbuhkan minat pengguna terhadap asyiknya belajar coding bersama Progate. Adapun layanan Progate Plus untuk membuka akses terhadap semua pustaka pelajaran coding bisa dinikmati dengan berlangganan bulanan hanya sebesar Rp 109.000, yang paling terjangkau di kelasnya*.

Progate menggunakan materi pembelajaran berbasis slide singkat yang mudah dimengerti dan relevan untuk dipraktekkan sehari-hari, dan jauh dari kesan rumit untuk bisa dipelajari oleh orang awam. Pengguna bisa belajar coding di Progate hanya dengan menggunakan komputer dan koneksi internet, tanpa harus menginstal apapun.

Dalam kurun waktu lima tahun sejak didirikan pada Juli 2014, Progate telah melayani lebih dari 1,2 juta pelanggan aktif. Di Indonesia sendiri saat ini sudah lebih dari seribu subscriber pada versi Bahasa Inggris, walaupun belum diluncurkan secara resmi.

Coding untuk Semua!

Coding membuka berbagai macam peluang baru bagi semua orang. Dengan keahlian ini kita semua dapat mengubah hidup dan bahkan dunia! Inovasi tidak selalu harus seputar menciptakan platform media sosial baru, atau permainan video game terlaris. Peluang baru yang luas bisa didapatkan dari coding, dan coding bisa juga dimanfaatkan untuk membuat platform yang menghibur, mendidik, atau membantu produktivitas banyak orang.

“Coding masih dianggap sulit untuk dipelajari. Anggapan merupakan salah satu penghalang niat untuk memulai belajar coding. Progate membuka peluang untuk semua orang memiliki keahlian baru di lanskap digital yang menawarkan banyak peluang dalam hidup kita. Progate tidak hanya sebatas bagi mereka yang telah mengenal coding sebelumnya, namun terbuka juga untuk seorang ibu rumah tangga yang ingin memiliki penghasilan tambahan, eksekutif perusahaan yang ingin menambah keahlian baru atau orang tua yang masih memiliki kemauan besar untuk belajar hal-hal baru dalam hidupnya,” ujar Masa Kato, Chief Executive Officer, Progate.

Indonesia Butuh lebih Banyak Talenta Digital, dan Progate bisa Membantu Memrogramkannya

Ekonomi digital Indonesia telah mendominasi Asia Tenggara dengan nilai pasar yang diharapkan meningkat tiga kali lipat menjadi USD 130 miliar di 2025 dari USD 40 miliar di 2019, menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Google, perusahaan induk Singapura Temasek dan perusahaan konsultan manajemen Bain & Perusahaan.

Indonesia masih membutuhkan 9 juta talenta digital atau 600.000 talenta setiap tahunnya hingga 2035, sesuai prediksi Kemenkominfo di 2020. Untuk itu, pemerintah terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak swasta yang inovatif dalam mendidik masyarakat menjadi generasi talenta digital. Tak hanya kemampuan menggunakan alat- alat di dunia digital, perlu adanya pembelajaran digital untuk mendidik pengembangan teknologi digital, yang bisa dicapai setelah memahami bahasa pemrograman yang relevan.

Progate memahami bahwa keahlian digital penting di era 4.0 di mana industri di seluruh dunia akan membutuhkan lebih banyak bakat untuk memenuhi tuntutan besar di berbagai sektor. Sekitar 10 juta pekerjaan baru akan muncul di 2030 yang tidak ada saat ini. Keahlian digital seperti coding adalah kebutuhan fundamental bagi perusahaan di era industri 4.0 dan ekonomi digital. 120 juta pekerja dari 12 ekonomi terbesar dunia, termasuk Indonesia, perlu berpartisipasi dalam program pelatihan dalam tiga tahun ke depan sebagai hasil dari otomatisasi yang dimungkinkan oleh kecerdasan buatan.

Coding mengajarkan kita sebuah logika berpikir yang baru untuk memecahkan masalah secara mandiri, dan hal ini diperlukan di dunia pekerjaan saat ini dan masa depan. Dengan coding, kita belajar memecahkan masalah dengan langkah-langkah yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari karena coding melatih otak kita untuk menganalisis masalah dan memproses informasi. Mendemonstrasikan pemikiran komputasi atau kemampuan untuk memecahkan masalah yang besar dan kompleks sama berharganya dengan keahlian dasar yang diperlukan untuk suatu pekerjaan.

“Kami percaya bahwa bakat teknik adalah salah satu faktor kunci untuk menciptakan ekosistem startup yang sukses, dan dengan program pembelajaran coding daring, Progate menawarkan solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan akan talenta digital. Dengan meningkatnya permintaan akan programmer di Asia Tenggara khususnya Indonesia, kami berpikir bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi Progate berkontribusi ke wilayah tersebut,” Batara Eto, Co-founder and Managing Partner of East Ventures.

Salah satu keunggulan utama belajar coding secara daring di Progate adalah fleksibilitas untuk menyelesaikan kursus dengan kecepatan dan kenyamanan waktu pengguna. Seluruh proses pembelajaran coding di Progate tersimpan di akun pengguna, dan mereka dapat melanjutkan pembelajaran kapan saja dan dimana saja. Di samping mengedepankan kualitas materi, Progate juga memastikan proses belajar bisa dinikmati dan menyenangkan bagi para penggunanya dengan berbagai ilustrasi dan animasi yang menarik dan ramah untuk pengguna dari berbagai kalangan serta kelompok usia.

Progate sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia. Materi-materi dapat dipelajari oleh pengguna dengan cara yang menyenangkan dan mandiri tanpa tutor yang disajikan secara visual dan ringkas, dapat melakukan latihan secara langsung, serta mengumpulkan poin dan naik level di Progate. Untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan di Indonesia, Progate akan memberikan akses gratis secara cuma-cuma selama tiga bulan, hanya dengan memasukkan kode kupon.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *