Search
Senin 12 April 2021
  • :
  • :

Rencana Penerapan Interkoneksi Exchange Internet Disesalkan

MAJALAH ICT – Jakarta.  Rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika menerapkan tarif interkoneksi eXchange (pertukaran) terkait akan digabungkannya pertukaran Internet 3 negara disesalkan sejumlah kalangan komunitas Internet.

Menurut seorang praktisi Internet mengungkapkan emerintah seharusnya malah mendukung perkembangan Internet dalam negeri bukan malah membatasinya dengan berbagai aturan yang justru kontradiksi dengan pertumbuhan Internet.

"Ïnternet adalah ranah bebas, tidak seperti jaringan peer to peer atau jaringan tertutup, sehingga tak perlu aturan untuk membatasi perkembangannya,"ujarnya kepada majalah ICT belum lama ini.

Menurut dia, dengan diberlakukannya tarif interkoneksi eXchange.maka yang kasihan adalah warnet karena dibebani biaya operasiona tambahan, yang pada akhirnya juga dibebankan kepada pengguna warnet atau masyarakat.

Seperti diketahui, pertukaran Internet 3 negara akan digabung, meliputi Indonesia, Filipina dan Malaysia. Pemerintah mengklaim harus ada aturan terkait dengan interkoneksi eXchange tersebut, termasuk pemberlakuan tarif interkoneksi.

Kemenkominfo juga mengungkapkan kerja sama pertukaran Internet itu tidak bisa dilakukan oleh swasta atau komunitas, tapi oleh masing-masing instansi pemerintahan yang berwenang.(ap)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *