Search
Sabtu 6 Maret 2021
  • :
  • :

Situs E-commerce Bukalapak, Tokopedia dan JD.id yang Tumbang Bersamaan Kini Bisa Diakses Kembali

MAJALAH ICT – Jakarta. Peristiwa menarik dana neh terjadi. Situs situs e-commerce besar Indonesia, Bukalapk, Tokopedia dan Jd.id tumbang secara bersamaan. Kejadian langka pasca pemerintah mengeluarkan beleid Safe Harbor Policy yang membebaskan kewajiban pelaku e-commerce dari penyalahgunaan oleh pemilik akun dari aktivitas/kegiatan yang dilarang yang dilakukan oleh merchant/pengguna ini, baru terjadi dalam sejarah perkembangan e-commerce Indonesia. Untungnya, layanan ketika penyedia e-commerce tersebut kini telah pulih.

Disampaikan PR Executive Tokopedia Siti Fauziah, kini Tokopedia sudah bisa diakses kembali dan tim mitra data center Tokopedia sedang mengusahakan untuk bisa kembali melayani para pelanggan. Pihaknya pun meminta maaf atas kejadian ini. “Kami segenap tim memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” katanya.

Sementara itu, Head of Corporate Communication and Public Affairs, JD.id Teddy Arifianto juga menyampaikan bahwa JD.id telah kembali normal. Pihaknya pun meminta maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang terjadi. “Sekarang sudah kembali normal. Situs kami down selama 5 jam dan menyebabkan ketidaknyamanan di hati konsumen,” jelas Teddy.

Diungkapkannya, situs JD.id down karena adanya permasalahan di data center yang dikelola oleh Biznet. Sehingga, untuk mengantisipasi hal ini tidka terulang kembali, pihaknya akan mendiskusikan maslaah ini dnegan Biznet. “Kami akan membahas dan mengonsolidasikan ini secara internal dengan Biznet,” tandasnya.

Sedangkan Ibrahim Arief, VP of Engineering Bukalapak, juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna Bukalapak. “Kami ingin memberikan klarifikasi bahwa peristiwa tersebut disebabkan oleh permasalahan listrik yang mati total di data center Bukalapak yang ditangani oleh Biznet. Permasalahan ini tidak ada kaitannya dengan permasalahan keamanan dan sekuritas, maka kami dapat memastikan bahwa semua data yang ada di Bukalapak tetap aman,” katanya.

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *