Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

Telkom Targetkan Pendapatan Rp. 80 Triliun

MAJALAH ICT – Jakarta. Meski bagi sebagian orang Tahun Ular Air dianggap tahun yang berat, namun tidak begitu bagi PT Telekomunikasi Indonesia. Di tahun 2013 ini, mereka menargetkan pendapatan hingga Rp. 80 Trliun.

Demikian diungkapkan Direktur Enterprise and Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin. Menurut Awaluddin, pendapatan Rp. 80 Triliun ini hanya naik sekitar 4% dari angka yang dicapai padai 2012, sebesar Rp. 77 Triliun. "Peningkatan pendapatan akan ditopang oleh beberapa faktor, salah satunya ekspansi ke pasar luar negeri," ujar Awaluddin. 

Karena itu, PT Telkom menargetkan untuk berekspansi ke 10 negara di luar Indonesia. "Tahun ini target 10 negara. Kami akan ekspansi ke Makau, Taiwan, Korea, Arab Saudi, dan Myanmar,” jelasnya.

Selain ke luar Indonesia, Telkom juga akan mencoba meningkatkan pendapatan dari sektor korporasi dan UMKM. Menurut Awaluddin, kontribusi sektor ini diproyeksikan sebesar Rp 9,25 triliun dari target pendapatan Telkom yang Rp 80 triliun tersebut.

Sebagaimana diketahui, Telkom berkomitmen memperluas bisnis dengan menggarap sektor telekomunikasi di 10 negara. Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Arief Yahya.

Menurut Arief, sejak 2012 perusahaannya telah berkomitmen menjadi perusahaan berskala internasional, menggarap bisnis telekomunikasi di sejumlah negara. "Tahun lalu, Telkom telah ekspansi ke Singapura, Malaysia, Hongkong, Timor Leste, dan Australia. Tahun ini, berencana ekspansi ke 10 negara lain, seperti  Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Jepang," jelas Arief.

Menurut Arief, ekspansi bisnis telekomunikasi Telkom akan mengutamakan negara tujuan tenaga kerja Indonesia (TKI), seperti di Hongkong. Telkom berhasil meluncurkan kartu AS 2 in 1 dengan jumlah costumer mencapai 30 ribu orang. Kartu tersebut, bisa menjadi nomor lokal, sekaligus nomor internasional. Bisnis lainnya, contact center di Australia. 
 
"Sebagai perusahaan telekomunikasi harus siap merambah bisnis di tingkat internasional. Imbas perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut perusahaan telekomunikasi melakukan ekspasi bisnis berskala global," ujarnya. Ditambahkan, tahun lalu, bisnis internasional berkontribusi 5 persen atau sekitar Rp4 triliun terhadap pendapatan Telkom

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *