Search
Selasa 22 September 2020
  • :
  • :

Wakapolri: Laporan Kasus Kaesang Mengada-Ada

MAJALAH ICT – Jakarta. Kasus penyebaran ujaran kebencian dan penistaan agama yang ditimpakan pada Kaesang Pangarep dinilai pihak kepolisian sebagai kasus yang mengada-ada. Sehingga, polisi tidak akan memproses kasus ini. Demikian disampaikan Wakapolri Komjen Syafruddin.  

Menurut Syafruddin, laporan yang dilakukan M Hidayat Simanjuntak atas video berjudul #BapakMintaProyek yang dibesut putra Presiden Joko Widodo tersebut, penyebutan kata ‘Ndeso’ dinilai tak memenuhi unsur pidana. Karenanya, Wakapolri memastikan bahwa kasus ini akan dihentikan.

“Laporannya mengada-ada. Itu mengada-ada. Enggak ada kaitannya sama sekali. Enggak ada unsurnya itu. Enggak ada,” tegas Syafruddin.

Sementara itu, penyidik Keamanan Negara Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hidayat pada Jumat, 7 Juli 2017. Kata Kepala Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar, pihaknya sudah mengundang, namun ditolak. Sehingga, penyidik segera membuat surat pemanggilan untuk memeriksa Hidayat atas laporannya tersebut besok.

Menurut Hero, polisi perlu mengetahui secara pasti bentuk penodaan agama dan ujaran kebencian yang dilaporkan Hidayat. Karena itu, keterangan Hidayat sebagai pelapor sangat dibutuhkan. Sebab, keterangan Hidayat yang disebut sebagai tersangka kasus ujaran kebencian juga ini akan menjadi dasar dari penyelidikan berikutnya.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *