Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

XL Bukukan Laba Bersih Rp. 2,8 Triliun

MAJALAH ICT – Jakarta. PT XL Axiata Tbk (EXCL) selama 2012 membukukan laba bersih Rp. 2,8 Triliun dengan pertumbuhan pendapat yang signifikan sebesar 15% YoY (year-on-year) menjadi Rp 21,3 triliun. Demikian diungkap Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, dalam keterangan resminya di Jakarta.

Menurut Hasnul, semua layanan menunjukan pertumbuhan, dimana layanan data mencatat pertumbuhan paling cepat. Pertumbuhan layanan data yang mencapai 50% YoY, diikuti layanan SMS (16%), Voice (6%). Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) meningkat 4% YoY menjadi Rp 9,7 triliun dengan margin 46%. 

"Meningkatnya penggunaan layanan data oleh pelanggan mencerminkan besarnya potensi bisnis layanan Data, dan XL dalam posisi yang baik untuk bisa terus memanfaatkan momentum pertumbuhan layanan data saat ini maupun dimasa mendatang," jelas Hasnul.

Ditambahkannya, pertumbuhan layanan data XL yang mencapai 50 persen berpengaruh pada kontribusi layanan data terhadap pendapatan perusahaan yang meningkat dari 15% di tahun 2011 menjadi 20% pada tahun 2012. Saat ini dari total jumlah pelanggan XL yang mencapai 45,8 juta pengguna, 56% diantaranya merupakan pelanggan data.

Dipaparkan Hasnul, Sepanjang tahun 2012 lalu, XL telah melakukan pembangunan infrastruktur secara end-to-end untuk mendukung perkembangan bisnis layanan data, dengan membangun 11,179 BTS (2G dan 3G). "Kami telah melakukan berbagai upaya untuk meraih semua pencapaian tersebut, melalui aksi investasi strategis di bisnis layanan data. Termasuk, membangun lebih dari 11 ribu BTS baru sepanjang tahun lalu," urainya.

Menurut Direktur Utama yang sudah menjabat hampir 7 tahun di XL axiata ini, jumlah tersebut lebih banyak jika dibandingakan dengan pembangunan BTS baru di tahun sebelumnya yang mencapai 6,082 BTS. Hingga akhir tahun 2012, total BTS yang dimiliki oleh XL telah mencapai 39.452 BTS (2G/3G). Dari jumlah tersebut, BTS node B mengalami peningkatan sebesar 168% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 13.142, yang tersebar secara nasional diberbagai wilayah bagian Barat, Tengah, Timur, serta Utara termasuk Ambon dan Jayapura.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *