Search
Jumat 25 September 2020
  • :
  • :

41 Tim Startup Jakarta Ikuti Hacksprint pada Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Gelombang Kedua untuk Kota Jakarta saat ini telah mencapai tahapan Hacksprint yang diselenggarakan pada  29-30 Juli 2017, di Auditorium Anantakupa, Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hacksprint dilaksanakan setelah tiga tahapan sebelumnya dilalui yaitu tahap Ignition, Networking dan Workshop.

Hacksprint adalah tahap keempat dari rangkaian program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Metode Hacksprint merupakan generasi baru dari hackathon yang dikemas lebih terstruktur dan terarah dengan menggunakan metode design sprint. Pada fase ini, setiap tim yang terdiri atas 3-5 orang akan membuat purwarupa atau prototipe dari produk yang ingin mereka ciptakan.

Periode Gelombang Kedua dari Gerakan nasional 1000 Startup wilayah Jakarta dan sekitarnya telah mendapat antusiasme yang begitu besar dari kalangan muda. Hal ini terbukti dengan tampilnya sejumlah 41 Tim Startup yang melibatkan diri untuk ikut serta mengasah dan mengembangkan talenta dan kreasinya dalam kegitaan Hacksprint wilayah Jakarta.

Hacksprint Jakarta kali ini dibuka pada Sabtu, 29 Juli 2017 dan berakhir pada Minggu 30 Juli 2017 menjelang malam. Pembukaan Hacksprint dimulai dengan Sambutan dari Direktur Pemberdayaan Infomatika Septriana Tangkary yang kemudian mendapatkan sesi pengasahan dari Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan yang sekaligus membuka kegiatan Hacksprint.

Pada hari pertama Hacksprint, para peserta menjalani proses design sprint sebelum melanjutkan ke proses pembuatan perangkat purwarupa di hari kedua. Hal ini dilakukan guna melatih peserta untuk memaksimalkan produk yang mereka bangun dengan metode Design Sprint. Hari pertama Hacksprint Jakarta dipimpin oleh Prasetyo Andy Wicaksono, Founder dari Code for Indonesia sekaligus bertindak selaku sprintmaster pada Hacksprint kali ini.

Untuk hari kedua, peserta mengikuti sesi pitching dari purwarupa produk yang mereka buat. Pada sesi ini, peserta mempresentasikan ide mereka di depan para juri yang memberikan penilaian objektif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Tahapan Hacksprint ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan yang sesuai dengan fungsi atau tipe tiap anggota tim, yaitu hustler (pebisnis), hacker (pengembang), dan hipster (perancang). 41 Tim  Startup pada Hacksprint ini terdiri dari 132 orang peserta yang melupiti 54 orang hustler, 42 orang hacker, dan 36 orang hipster. Harapannya, setelah melalui tahapan ini, peserta dapat memiliki pemahaman lebih jauh tentang cara membangun produk dan pentingnya design sprint sebelum membuat sebuah produk.

Melalui proses Pitching di dalam Hacksprint kali ini dipilih 7 Startup Terpilih yang menyampaikan presentasi detail, yaitu :

  1. Solveup : Online Forum Consulting
  2. IMVIZ.id : Aplikasi visualisasi objek (3D) bagi kalangan akademisi dalam membantu pemahaman materi objek gambar (2D)
  3. Eltaqry.com : Sebuah platform marketpalce untuk penyederhanaan jalur distribusi pemasaran dan memperbesar skala pasar bagi produk potensi lokal diwilayah Tengah dan Timur Indonesia.
  4. Travelrys : Platform yang menghubungkan orang-orang yang membutuhkan jasa travel guide dengan para penyedia jasa travel guide.
  5. Trashpedia : Aplikasi platform yang menghubungkan antar bank sampah dan nasabah yang memiliki kepedulian lingkungan dan turut aktif memilah sampah non-organiknya untuk ditabung di bank sampah terdekat
  6. Seeklo : Platform yang menjadi wadah bagi para pelajar yang ingin menjual catatan sekolahnya yang sudah tidak terpakai untuk pelajar lainnya yang sedang menjalani studi yang bersangkutan.
  7. Quikpay : Aplikasi mobile-payment dengan QR Code yang terintegrasi dengan Debit Bank & Credit Card untuk mendukung efisiensi transaksi pembayaran di kalangan ukm dan keseharian

Selanjutnya 41 Tim Startup akan terus melanjutkan tahapan berikut nya ke tahap Bootcamp dilanjutkan dengan tahap Inkubasi.

Setelah Jakarta, kota selanjutnya yang akan melaksanakan tahapan Hacksprint adalah Pontianak. Kota Khatulistiwa ini akan melaksanakan Hacksprint pada 5-6 Agustus 2017.

Sebagai informasi, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital merupakan sebuah gerakan untuk mewujudkan potensi Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia di tahun 2020 dengan mendirikan 1000 startup yang menjadi solusi atas berbagai masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. Gerakan ini berlangsung di 10 kota Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Malang, Pontianak, Makassar, Medan dan Denpasar.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *