Search
Jumat 14 Agustus 2020
  • :
  • :

5 Ribu Pengembang Aplikasi Ambil Data Pengguna, Facebook Akui Kelemahan Platformnya

MAJALAH ICT – Jakarta. Facebook mengakui kelemahan yang memungkinkan sekitar 5.000 pengembang aplikasi pihak ketiga untuk mengumpulkan informasi pribadi penggunanya setelah akses resmi ke data telah kedaluwarsa.

Dalam sebuah blog, Wakil Presiden platform kemitraan Facebook Konstantinos Papamiltiadis menjelaskan masalah ini terkait dengan kebijakan yang diterapkan pada 2018 yang melarang aplikasi mengakses informasi non-publik jika pengguna tidak menggunakan layanan selama 90 hari. Ini mengharuskan pengembang untuk memperbarui izin.

Namun, perusahaan mengakui kesalahan dalam mengidentifikasi periode tidak aktif yang mengakibatkan pelanggaran kebijakan.

Papamilitiadis mengatakan analisis “beberapa bulan terakhir dari data yang kami miliki” menunjukkan jumlah pengembang yang berpotensi memiliki akses ke informasi. Namun dia mengatakan perusahaan belum menemukan “bukti bahwa masalah ini menghasilkan berbagi informasi”, dan berjanji untuk melanjutkan penyelidikan.

Perusahaan juga memperkenalkan persyaratan dan kebijakan baru untuk membatasi informasi yang dapat dibagi oleh pengembang dengan pihak ketiga tanpa persetujuan pengguna dan menjelaskan kapan data harus dihapus.

Facebook menghadapi kritik keras atas kebijakan perlindungan data menyusul skandal Cambridge Analytica pada tahun 2018.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *