Search
Sabtu 14 Februari 2026
  • :
  • :

Menggabungkan Kekuatan CRM AI Nomor 1 dengan ChatGPT

MAJALAH ICT – Jakarta. Pada perhelatan Dreamforce yang lalu, Salesforce memperkenalkan Agentforce Sales, sebuah terobosan teknologi CRM yang menampilkan agen otonom dengan kemampuan membantu Anda menjual lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih efisien. Kehadirannya telah mulai mengubah cara tim bekerja dalam Salesforce.

Tetapi, cara kerja modern tidak terjadi hanya dalam satu tab. Kita semua mengenal “Toggle Tax”, yakni hambatan yang Anda rasakan ketika Anda harus beralih dari satu kegiatan ke kegiatan lain dalam bekerja. Anda tengah melakukan riset dan menyusun persiapan menggunakan ChatGPT, lalu Anda memperbarui catatan di Salesforce, kembali ke email Anda, kemudian beralih ke kalender.

Kita semua senang menggunakan ChatGPT, model bahasa besar terkuat dan tercanggih dari OpenAI yang menggabungkan pengetahuan tentang dunia di sekitarnya dengan kemampuan untuk menganalisis, membuat, dan memecahkan masalah lebih cepat dari sebelumnya. Anda dapat bertanya hampir semua hal kepada ChatGPT, mulai dari tren pasar hingga saran pemrograman.

Tapi sekarang, kami menghubungkan kecerdasan kelas dunia itu ke aset bisnis Anda yang paling penting: hubungan Anda dengan pelanggan. Agar efektif mendongkrak kinerja Anda, model AI – bahkan yang paling kuat sekalipun – perlu menguasai konteks unik dari bisnis Anda. Artinya, ia harus familiar dengan saluran yang Anda gunakan, riwayat Anda dengan klien, dan prioritas strategis Anda. Agentforce Sales menghadirkan konteks eksklusif ini langsung ke ChatGPT di aplikasi Agentforce Sales, sehingga Anda dapat menerapkan kemampuan penalaran ke data bisnis tepercaya Anda, langsung di dalam ChatGPT.

Filosofi kami sederhana: Agentforce harus hadir di mana pun pelanggan bekerja. Peluncuran Agentforce Sales dalam platform ChatGPT ini merupakan tonggak utama dalam visi tersebut. Lebih dari sekadar integrasi aplikasi, ini adalah cara baru untuk bekerja. Dengan meluncurkan aplikasi untuk ChatGPT, kami memberi Anda kemampuan untuk menggabungkan kecerdasan tingkat tinggi dengan fakta yang hanya ada dalam lingkup internal CRM Anda.

“Menggunakan ChatGPT tanpa Salesforce membuat frustrasi karena percakapan berlangsung begitu singkat dan terhenti begitu saja,” kata Brandon Metcalf, CEO dan Founder Asymbl. “Kami dapat berbicara tentang peluang, tetapi tidak bisa menindaklanjutinya. Dengan aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT, tenaga penjualan kami dapat memprioritaskan transaksi, merencanakan akun, dan memperbarui Salesforce langsung dari percakapan. Aplikasi ini akan mengubah cara kerja dan meningkatkan produktivitas tim penjualan kami.”

Apa jadinya ketika CRM Anda menjadi lebih komunikatif? Simak berikut ini:

1. Akhir dari Alur Kerja “Salin-Tempel”

Umumnya, penggunaan AI untuk penjualan berarti harus memasukkan konteks secara manual. Anda menyalin bio-LinkedIn, memasukkan deskripsi perusahaan, dan berharap mendapatkan hasil yang terbaik.

Dengan aplikasi Agentforce Sales, konteks sudah tersedia. Anda hanya perlu bertanya, “Tunjukkan prospek baru saya yang belum dihubungi”, dan aplikasi di ChatGPT akan menampilkan sebuah daftar real-time dan interaktif, langsung dari Salesforce. Tidak perlu pencarian dan filter, Anda akan mendapatkan jawaban yang Anda butuhkan di saat yang tepat.

2. Penetapan Prioritas Super Canggih (CRM + Seluruh Dunia)

Di sinilah keajaiban terjadi. Bayangkan sebuah CRM yang mengetahui siapa saja pelanggan Anda, digabungkan dengan wawasan dari dunia nyata dalam skala besar. Itulah yang dilakukan aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT.

Ketika penjual meminta daftar prospek dengan prioritas tertinggi, aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT tidak hanya melihat skor prospek. Ia akan mengulik lebih dalam, mempertimbangkan kondisi pipeline yang menentukan kelancaran proses penjualan serta konteks eksternal seperti sinyal pasar atau berita, guna menemukan prospek yang tepat untuk saat itu.

Agentforce Sales di ChatGPT meracik data pelanggan dan bisnis dengan pengetahuan eksternal untuk menghasilkan saran yang tidak dapat Anda peroleh dari salah satu sistem saja.

3. Tindakan Secepat Kilat

Perbedaan paling mencolok dari aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT adalah model ini tidak hanya pandai dalam bercakap-cakap, tapi juga cekatan bertindak. Ia akan mendukung pekerjaan Anda, mulai dari mengidentifikasi prospek hingga menyelesaikan transaksi penjualan.
• Delegasikan Pekerjaan yang Menyita Waktu: Anda enggan mengirim e-mail secara manual ke prospek berprioritas rendah? Cukup beri tahu ChatGPT: “@Agentforce Sales, alihkan 4 prospek lainnya kepada Engagement Agent saya untuk ditindak lanjuti.” Selesai. Aplikasi Agentforce Sales akan mengambil alih pekerjaan itu dan Anda dapat fokus pada pekerjaan yang lebih berdampak.

• Memperbarui Data Secara Instan: Anda baru saja menyelesaikan sebuah panggilan telepon yang sangat menjanjikan. Daripada melakukan serentetan klik untuk membuka catatan Peluang, Anda cukup mengetikkan perintah ini: “Perbarui status peluang (opportunity) menjadi Diselesaikan (Closed Won).”

• Strategi Instan: Apakah Anda perlu rencana pengelolaan akun? Tinggal minta saja. Aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT akan menyusun sebuah rencana strategis yang mencakup prioritas, KPI, risiko, dan peluang pertumbuhan, kemudian menyimpannya langsung di Salesforce.

4. Kepercayaan Tingkat Enterprise pada Antarmuka Konsumen

Meski Anda berinteraksi melalui antarmuka ChatGPT yang sudah sangat Anda kenal, sesungguhnya data yang Anda berikan di aplikasi ini dikelola seluruhnya oleh Agentforce Trust Layer. Kami berperan sebagai platform pertukaran data dua arah yang aman. Kami membantu memastikan bahwa setiap rekomendasi yang dihasilkan dapat langsung dieksekusi dan bahwa data eksklusif Anda sepenuhnya milik Anda dan tetap diatur oleh standar keamanan Salesforce. Seperti yang berlaku atas semua aplikasi ChatGPT lainnya, ChatGPT mematuhi pengaturan izin yang ada dan hanya akan mengakses informasi yang dapat diakses pengguna pada aplikasi terhubung.

Tersedia Tepat di Mana Anda Bekerja

Peluncuran ini menandai awal dari keleluasaan menghadirkan Agentforce di mana saja pengguna bekerja, baik itu di Salesforce, Slack, dan kini di ChatGPT. Kami berkomitmen untuk membebaskan Anda dari keharusan beralih konteks, untuk menghadirkan wawasan yang dapat langsung dilaksanakan dalam alur kerja Anda.

“Per Agustus tahun lalu, Indonesia menempati peringkat sebagai basis pengguna ChatGPT terbesar kelima di dunia. Dengan hadirnya aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT, kami membawa Salesforce langsung ke dalam alat yang sudah digunakan para penjual,” ujar Kris Billmaier, GM and EVP of Agentforce Sales at Salesforce. “Kini percakapan dengan aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT dapat memahami pelanggan Anda, mendorong kemajuan transaksi, dan membantu menyelesaikan pekerjaan penjualan secara nyata.”

Siap berinteraksi langsung dengan CRM Anda?
Versi Open Beta dari aplikasi Agentforce Sales di ChatGPT tersedia mulai hari ini bagi pelanggan Agentforce for Sales Add-on maupun Agentforce 1 Edition. Pelanggan yang memenuhi syarat dapat mengunjungi direktori aplikasi ChatGPT untuk terhubung dengan Agentforce Sales.