Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Akhirnya Telkomsel Terang-Terangan Tolak Penurunan Biaya Interkoneksi

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah hanya diam dan menyerahkan perdebatan soal penurunan biaya interkoneksi melalui pihak lain, Telkomsel akhirnya terang-terangan menyatakan penolakannya terhadap perhitungan biaya interkoneksi baru yang dikeluarkan pemerintah. Penolakan disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

Diungkapkan ririek, pihak Telkomsel sudah mengirimkan surat keberatan ke Kemkominfo mengenai rencana penurunan sebesar 26 persen tersebut. Namun, aku Ririek, pihaknya belum mendapatkan respons dari regulator. "Kita mengakui bahwa biaya interkoneksi Rp 250 itu dari Telkomsel, namun atas kesepakatan bersama. Nah, penurunan saat ini, justru kami, stakeholder justru tidak dilibatkan secara langsung,” ujar Rirek.

Dikatakan Ririek, alih-alih biaya interkoneksi turun, dalam perhitungan Telkomsel biaya interkoneksi justru naik. "Menurut perhitungan Telkomsel, justru seharusnya biaya interkoneksi itu naik menjadi Rp.285, bukan turun menjadi Rp.204," ujarnya.

Dikatakannya, memang secara biaya untuk perangkat, alat-alat telekomunikasi turun. Namun, Telkomsel sendiri membangun jaringan terus dan menambah kapasitas. "Tapi volume untuk membangun juga tinggi, baik itu coverage maupun menambah kapasitas,” yakinnya.

Ririek mengaku terus terang kecewa dengan Kementerian Kominfo, karena membuat keputusan sepihak. "Undang-undang 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi menyiratkan bahwa penentuan biaya interkoneksi berdasarkan kemampuan masing-masing operator dalam membangun jaringan," pungkasnya.