Search
Minggu 14 Juli 2024
  • :
  • :

Akhirnya WhatsApp Web Berikan Dukungan untuk Pengguna iOS

MAJALAH ICT – Jakarta. Layanan dukungan aplikasi pesan WhatsApp untuk dapat mensinkronasi aplikasi ke platform browser, WhatsApp Web, telah diluncurkan WhatsApp sejak Januari lalu. Namun begitu, saat itu layanan ini hanya mendukung platform Android, Blackberry dan Windows Phone. Belum ada dukungan untuk pengguna iOS.

Dan untunglah, akhirnya WhatsApp juga mengelontorkan dukungan WhatsApp Web untuk pengguna sistem operasi iOS. Untuk mendapatkannya, sama dengan pada platfrom Android dan lain-lain, yaitu pengguna terlebih dahulu membuka situs web.whatsapp.com. Kemudian buka aplikasi WhatsApp dan temukan fitur WhatsApp Web pada bagian menu settings.

Setelah itu scan barcode yang berada pada situs web menggunakan aplikasi WhatsApp di smartphone maka secara langsung akan tersinkronisasi. Selain iOS, dua platform baru yang ditambahkan untuk dukungan WhatsApp web adalah Nokia S40 dan juga Nokia S60.

WhatsApp di Indonesia kini telah menjadi aplikasi utama untuk bertukar pesan instan, selain Blackberry Messenger. Yang menarik, Menteri Komunikasi dan Informatika pernah bersuara lantang soal penggunaan aplikasi ini. Menurutnya, aplikasi lokal perlu didorong dan menggantikan layanan OTT (over the top) buatan luar negeri, termasuk WhatsApp. Bahkan Rudiantara menyerukan agar masyarakat tidak menggunakan lagi WhatsApp.

“Jangan bikin group chat di WA (WhatsApp) lagi dong. Nanti saya ajak teman-teman untuk pindah dan memberi kesempatan OTT nasional untuk presentasi soal produknya," seru Rudiantara. MEski begitu, Menkominfo menyadari masyarakat masih sangat menyukai layanan WhatsApp karena belum ada produk nasional yang dipromosikan secara menyeluruh.

Apabila OTT nasional sudah mulai diperkenalkan dan dikembangkan dengan sungguh-sungguh, Rudiantara menginginkan aplikasinya lebih mudah dioperasikan oleh penggunanya ketimbang dibanding aplikasi OTT dari asing. "Saya sudah bicara ke para pengembang aplikasi lokal agar menciptakan OTT nasional yang lebih mudah dari OTT internasional yang sekarang ini banyak digunakan," kata Rudiantara.