Search
Rabu 18 Februari 2026
  • :
  • :

Akses Grok AI Masih Berjalan di Indonesia Meski Diblokir Pemerintah

MAJALAH ICT – Jakarta. Layanan chatbot kecerdasan buatan Grok milik perusahaan xAI yang terintegrasi dengan platform X dilaporkan masih dapat diakses oleh pengguna di Indonesia, meski pemerintah telah memberlakukan pembatasan akses sejak 11 Januari 2026.

Pembatasan dilakukan sebagai respons atas maraknya penyalahgunaan Grok untuk menghasilkan konten eksplisit dan deepfake tanpa persetujuan, yang dinilai melanggar norma dan membahayakan keselamatan publik. Namun, laporan media internasional menyebutkan bahwa blokir teknis belum sepenuhnya efektif.

Sejumlah pengguna di Indonesia diketahui masih dapat mengakses Grok melalui peramban web maupun aplikasi X dengan menggunakan VPN atau pengaturan DNS alternatif. Bahkan, pada beberapa jaringan, layanan tersebut dilaporkan tetap bisa diakses tanpa perangkat tambahan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan infrastruktur pengendalian teknologi AI di tingkat nasional. Pakar keamanan siber menilai pemblokiran berbasis domain saja tidak cukup untuk menghentikan layanan berbasis cloud yang beroperasi lintas negara.

“Platform AI modern memiliki banyak jalur akses. Tanpa kerja sama langsung dengan penyedia layanan, pemblokiran akan selalu mudah dipintas,” ujar seorang pengamat keamanan digital.

Pemerintah sebelumnya menegaskan bahwa pembatasan Grok merupakan langkah awal dalam membangun tata kelola AI yang lebih ketat, seiring meningkatnya risiko penyalahgunaan teknologi generatif. Indonesia menjadi salah satu negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang mengambil langkah tegas terhadap layanan AI global.

Hingga kini, Kementerian Komunikasi dan Digital belum mengumumkan langkah lanjutan untuk memperkuat pemblokiran atau menuntut penyesuaian teknis dari pihak xAI dan X.

Kasus ini menegaskan tantangan besar dalam pengawasan teknologi lintas batas, sekaligus menjadi ujian bagi kemampuan regulator nasional dalam menjaga ruang digital tetap aman di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan.