Search
Sabtu 13 Juli 2024
  • :
  • :

Alasan Mengapa Tidak Perlu Beli iPhone 5S atau 5C

MAJALAH ICT – Jakarta. Apple sudah mulai memasarkan iPhone 5S dan iPhone 5C. iPhone 5S fitur teknologi sidik jari pemindaian baru disebut TouchID untuk keamanan yang lebih baik dan kinerja dari smartphone terbaru Apple, serta fitur terbaru dalam teknologi pengolahan ponsel sehingga secepat desktop standar rumah. IPhone 5C karena pembungkus yang dari plastik, tampil dengan berbagai warna dan pada dasarnya lebih murah dari iPhone 5, yang ditujukan untuk kalangan bawah. Tidak wah nya penampilan iPhone 5C dan 5S membuat begitu banyak alasan untuk tidak perlu membeli iPhone baru ini.

Salah satunya adalah soal keamanan Touch ID. Touch ID, metode verifikasi yang dimiliki oleh perangkat baru dari Apple, iPhone 5S, digadang-gadang Apple sebagai sistem security yang aman dan menjadi fitur andalan produk terbaru Apple tersebut. Namun, maksud hati untuk melindungi semua data di dalam ponsel dengan biometric tersebut, ternyata sistem keamanan ini lemah karena bisa ditembus sekelompok hacker di Jerman.

""Cara yang dilakukan hacker ini adalah cara konvensional, seperti yang sering dilihat di film-film Hollywood, dengan membuat sidik jari palsu berbahan lateks. Dengan cara itu, Chaos Computer Club, kelompok hacker tersebut, berhasil menembus metode verifikasi Touch ID. 

iPhone 5S dan 5C ini sendiri nampaknya tidak begitu mendapat sambutan berarti dari pencinta gadget. Hal itu karena tidak ada perkembangan signifikan, terutama untuk iPhone 5S. Pemindaian sidik jari dirasa tidak terlalu begitu penting dan menarik.

Apalagi, dari soal harga. Untuk iPhone 5C, bahan plastik harusnya membuat produk ini menjadi jauh lebih murah. Dikabarkan, iPhone ini akan dijual pada kisaran Rp. 7 jutaan untuk 16 GB dan Rp. 8 jutaan untuk 31 GB. Produk yang digemar-gemborkan murah ini tidak dapat dikategorikan murah jika dijual pada harga seperti itu, karena untuk ponsel lain, produk dengan harga seperti itu sudah masuk kelas premium. 

Sebenarnya bukan hanya iPhone 5C saja yang mahal, ternyata iPhone 5S juga tidak kalah mahalnya. Meski untuk 16 GB, iPhone 5S akan dijual sekitar Rp. 9 jutaan, namun untuk 64 GB, nampaknya akan dibanderol Rp. 11,5 jutaan.

Kekurangan iPhone 5S dan 5C dibandingkan model terdahulunya adalah dua iPhone terbaru ini ternyata lebih mudah rusak. Paling tidak demikian disampaikan SquareTrade, sebuah penyedia jasa perlindungan alat komunikasi, telah mencoba lima ponsel pintar, termasuk dua produk terbaru Apple ini untuk mengetahui ketahanan produk dari bantingan, air, dan gangguan lainnya. Hasilnya, dua model terbaru Apple tidak lebih tahan lama dibandingan model iPhone sebelumnya.